Berawal Dari Titik Nol
Nol adalah kehampaan. Tanpa ada hampa takkan ada ruang atau waktu. Saya percaya semua berawal dari nol. Sebelum satu akan selalu ada nol. Seorang manusia berasal dari nol yang hampa hingga bermutasi menjadi darah dan daging. Bahkan, konon alam semesta berasal dari ledakan besar di ruang hampa angkasa luas.
Filosofi nol mengingatkan kita bahwa kita sebenarnya adalah kosong tanpa ada suatu apapun. Semua yang pernah kita ketahui dan pelajari adalah tidak berarti sampai kita sebagai manusia mempunyai apa-apa. Kita harus mengosongkan pemahaman kita yang telah ada untuk mengisinya dengan pembelajaran baru, "apa yang dikatakan oleh hati".
Hati kita diciptakan untuk mengontrol superego kita. Hati ada agar otak tidak berjalan sembarangan. Hati ada untuk kita percayai, sebagaimana untuk percaya pada diri sendiri. Ilmu pengetahuan bukanlah dewa, hanya sebuah konsep, sebagaimana konsep-konsep retoris manusia lainnya. Kita semua mampu memberikan konsep kita sendiri dan mengapa tidak?
Marilah kita lupakan apa yang pernah kita ketahui sebagai ilmu dan menceritakan apa yang kita inginkan. Kita adalah manusia bebas dengan kehendak yang bebas pula. Dari titik nol kita menuju milyaran mimpi dan harapan. Niscaya kita menuju kesana dan bersama……!