MALE SEXUALITY: Are We Still Virgin?
Pertanyaan yang sering menghantui saya adalah, saya masih "virgin" gak
ya? Jika saya peermpuan mungkin pertanyaan tersebut krusial banget,
karena pada struktur masyarakat kita yang patriarkhi, keperawanan
seorang perempuan adalah "Maha Penting". Ingat, kualitas seorang
perempuan diukur dengan keperawanannya.
Nah
yang menjadi masalah sekarang adalah, saya ada;ah seorang laki-laki.
Penting ‘gak sih pertanyaan virgin atau tidak virgin lagi itu? Secara
pribadi menurut saya sebenarnya, baik laki-laki maupun perempuan
seharusnya menjaga diri mereka, biar tidak terjebak dengan ‘perangkap
nafsu’. Virginitas bagi saya hanya sebuahmasalah konsep dan hegemoni
saja. Semua orang pasti pernah melakukan kesalahan.
Ok, back to my origin point, kita masih perawan (or perjaka perhaps?) gak sih, after we’ve ‘molesting’ our self for years! Kok kesannya rancu, setelah having sex we entitled "not-virgin", but if we don’t we are Virgin. Menurut saya, swa-service itu kan termasuk having sex
juga kan, jadi secara deduktif, disimpulkan jika kita semua sudah tidak
virgin lagi? Apakah penetrasi penis ke vagina yang disebut Virgin,
sepertinya bukan. My point is, laki-laki tidak sesuai untuk mendapat pelabelan virgin atau tidak itu. Ya itulah subordinasi pria daripada perempuan.
Mungkin
ini hanya masalah psikologis aja. Mau merasa masih virgin atau engga
terlepas dari persepsi masing-masing kita, bukankah seperti itu?
Maksud
saya disini adalah, sebaiknya kita tidak menjustifikasi seseorang dari
Virginitasnya. Bukankah ada jenis orang, dimana kalau ada teman kita
yang sudah tidak virgin lagi, lantas mendapat prejudice dan streotype (especially for the woman).
Hei, for you guys, hidup dibawah bayang-bayang prejudice dan streotype
itu ‘gak nyaman loh. I can tell! Mungkin orang pernah khilaf, sekali
dua kali, tapi mudah-mudahan engga terlalu bodoh untuk melakukannya
untuk kesekian kalinya.
So guys, are we still virgin? I guess it depend on your heart.
June 21st, 2005 at 1:22 am
hikshiks,,,,,
abang haris….
aku mo nangis….
sucks ’bout love…
thanks dah ngasih bacaan yang begitu indah….mungkin referensi ini yang perlu untuk ku….
dah mungkin juga telah menjawab pertanyaanku selama ini……
“bagaimanakah jika cowok msh dikatakan virgin…?”
May 29th, 2007 at 5:57 am
yah sih, cewe virgin emang penting. tapi apakah kualitas seorang perempuan HANYA terletak pada selembar selaput dara yang mudah sobek??? i dare say no!!!
June 2nd, 2007 at 12:32 am
setuju….
tapi masalahnya sebenarnya isu seperti ini lebih mengandung dualisme terhadap pihak laki-alki…betul engga? hehehehe