AUDITION: Kengerian Ganjil yang Subtil


Audition_dvd_1Genre: Drama/Thriller/Horror
Film Grade: 4 out 5
Produksi:
Omega Project (1999)
Sutradara: Takashi Miike
Cast: Ryo Ishibasi, Ehi Shiina, Jun Kunimura

DVD Distributor: Ventura Distribution (2002)
Durasi:
115" (unrated:Director’s cut)
Format:
Widescreen (1.85:1)
DVD Grade:
3 out 5

Special Features:

  • Available Audio Tracks: Japanese (Dolby Digital Surraound Sound 5.1), Japanese (DTS Digital Surraound Sound)
  • Interview with director Takashi Miike from the American Cinematheque Theatre - conducted by Dennis Bartok and Chris D
  • Biography/ filmography of Takashi Miike
  • Tour of Egyptian Theatre (9 minutes)
  • Photo gallery
  • Liner notes by Chris D
  • Trailers:
    • Audition (International)
    • Audition (Japanese)
    • Everything Put Together
    • The City of The Lost Souls
    • The Happiness of Katakuris
    • Mansion of The Black Rose
    • Blackmail is My Life

PREPARE TO FEEL CREEPY!

Audition adalah sebuah thriller-suspens-kontemporer yang tidak semua orang akan dapat menikmatinya. Sangat bergaya Jepang, dengan tempo yang lambat dan banyaknya adegan-adegan sureal yang kelam, serta (yang paling utama) adegan S&M dengan penekanan yang sedikit intens untuk kata ’sadis’. Bagi mereka yang tidak dapat mentoleransi kekejaman yang berdarah-darah atau berpenyakit jantung, lebih baik menghindari menonton film ini.

Uniknya, Audition adalah juga sebuah film yang subtil, dengan dramatisasi yang menarik dan mengundang rasa penasaran. Adegan dibuka dengan kematian seorang perempuan disebuah rumah sakit, meninggalkan suaminya dan seorang anak yang masih kecil. Sepuluh tahun kemudian, Aoyama (Ryo Ishibashi), masih betah hidup melajang. Namun, atas desakan putranya yang meningkat remaja, ia memutuskan untuk mencari istri baru yang dapat mengurus dirinya. Temannya yang produser, Yoshikawa (Jun Kunimura),  menganjurkan untuk mencari istri melalui sebuah audisi film barunya. Dari audisi tersebut, Aoyama merasa sangat tertarik dengan Asami (Eihi Shiina), yang kelihatanya sangat memenuhi semua kriteria Aoyama. Maka dimulailah hubungan diantara mereka berdua, sampai suatu hari Asami menghilang. Aoyama yang penasaran mulai mencari Asami, dan menemukan rahasia gelap gadis yang sudah menawan hatinya tersebut. Kini kengerian mengancam jiwa Aoyama serta anak laki-laki satu-satunya.

Dimulai sebagai drama, berlanjut menjadi romantis dan berakhir dengan horor yang mengerikan, Audition layak menjadi film klasik. Mula-mulanya pace-nya sangat lambat dan kita harus sedikit bersabar menontonnya. Kemudian, memasuki paruh kedua, adegan-adegannya mulai menampilkan gambar-gambar sureal yang ganjil, untuk memperlihatkan kekelaman film. Dan, tiba pada adegan akhir, yang terus terang, walau mengerikan namun sangat memorable. Apalagi kostum yang digunakan oleh Eihi Shiina sebagai Asami. Ms. Shiina, seorang model, dalam film debutnya ini tampil dengan menarik, sebagai seorang perempuan yang tetap tampil lemah lembut dan tersenyum menawan, bahkan saat tengah melakukan penyiksaan yang terbilang kejam. Kengerian disini bukan sebagai shock-factor, akan tetapi lebih kepada penekanan pada isi cerita yang dibangun sebelumnya. Atmosfir thriller sendiri dibangun secara pelan-pelan, sehingga begitu kita sudah tersedot oleh ceritanya, kemudian akan dikagetkan dengan horor yang menyeramkan. Horor dalam Audition sendiri mengandung ambiguitas, yaitu secara verbal maupun moral cerita. Untuk mengetahuinya, tentu lebih baik jika Anda menyaksikan sendiri.

Seorang kritikus, seperti yang terlampir di backcover DVD-nya, mengatakan bahwa Audition adalah sebuah film yang bahkan Hitchcock hanya bisa memimpikan untuk membuatnya. Mungkin terasa berlebihan, akan tetapi Audition jelas memberikan marka baru untuk genre thriller kontemporer. Audition tidak terlalu menekankan pada suspens cerita, tapi lebih kepada moral sebab-akibat dengan kekerasan sebagai pendukungnya. Takashi Miike terkenal di Jepang sebagai sutradara kontemporer dengan hal-hal yang kadang absurd didalam film-filmnya. Tapi, ia jelas mengetahui apa yang ingin dilakukannya, sehingga Audition menjadi film yang sangat layak untuk ditonton, apalagi jika Anda ingin menyaksikan thriller yang berkelas dan tidak asal seram saja. Walaupun sekarang ini Mr. Miike lebih banyak membuat film yang lebih komersil, tapi Audition seakan menjadi landmark untuk karya-karya berikutnya.

DVDnya tidak menampilkan feature making-of, tapi terdapat wawancara yang cukup mendalam dengan Mr. Miike, komentar sutradara, Photo Gallery serta sebuah
dokumenter mengenai Egyptian Theatre yang ada di Amerika. Egyptian Theatre dengan American Cinematheque sendiri adalah distributor Audition untuk daerah Amerika Utara.  Tidak ada delete scenes, karena DVD ini adalah versi Director’s Cut. Menu DVDnya juga tampil dengan cukup menarik, sehingga DVD ini cukup layak untuk dikoleksi.


Leave a Reply