‘CINTA SILVER’: Cinta Yang Biasa-Biasa Saja


Cinta_silver_1Produksi: reXinema (2005)
Sutradara: Lance
Cast: Luna Maya, Restu Sinaga, Catherine Wilson, Rima Melati, Christian Sugiono, Melanie Putri

Genre: Drama/Romance
Durasi: 90"
Release Date: 28 Juli 2005
My Grade: 2 out 5


Monoton dan datar adalah kesan pertama saya setelah menonton produksi terbaru dari reXinema ini. Ekspektasi saya adalah untuk menikmati sebuah romantika percintaan antara dua manusia dewasa yang penuh dengan twist and turn yang mengharu biru ternyata tidak kesampaian. Saya kira saya tidak salah jika berharap demikian kan? Karena menurut saya sebuah roman, terlepas picisan atau tidak, sangat tergantung pada dinamika plot dan sayangnya hal tersebut tidak terdapat dalam Cinta Silver ini.

Cinta Silver bercerita tentang Syah Levi Bachtiar (Restu Sinaga), yang hampir 35, tapi belum juga memikirkan untuk berkeluarga. Hal ini meresahkan Bunda (Rima Melati). Padahal Levi mempunyai dua pilihan, yaitu Sisil (Luna Maya), seorang model dan aspiring writer, juga Jessa (Catherine Wilson), rekan kerjanya. Ditengah desakan Bundanya, maka Levi harus memilih, siapa yang pantas menjadi istrinya.

Cerita Cinta Silver memang sederhana dan sayangnya eksekusinya juga terlalu sederhana. Plotnya tidak berkembang dan hanya berkutat disekitar kebimbangan Levi. Padahal, mungkin akan lebih terasa gregetnya jika hubungan antara Levi dengan kedua love interestnya lebih dibangun dengan bumbu-bumbu cerita yang lebih dramatis. Tidak ada penjelasan yang lebih detil tentang karakter-karakternya alias mereka hanya tampil di permukaan, dan kita sebagai penonton tidak diberi izin untuk mengenal mereka lebih jauh. Sebagai contoh, Levi dikisahkan sebagai seorang yang super sibuk dan sayangnya penjelasan dari konsep tersebut hanya dari dering telepon Levi yang nyaris tidak pernah berhenti. Ini tidak cukup kuat. Juga tidak dijelaskan secara rinci mengapa Levi bisa putus dengan Sisil maupun Jessa, selain Levi sibuk tentunya! Dan beberapa detil lain yang tidak tergarap dengan baik.

Sangat disayangkan, kelemahan dari segi cerita yang sedikit kedodoran, tidak didukung pula dengan bantuang akting yang maksimal dari para pemainnya, bahkan juga tidak oleh Rima Melati, yang sebelumnya bermain dengan sangat baik di Ungu Violet (2005). Ini adalah film kedua bagi Restu Sinaga, setelah peran kecil dalam Lovely Luna (2005). Restu adalah model pria kondang dan mungkin perlu tetap berada di jalur modeling dari pada di dunia film. Begitu juga dengan Catherine Wilson, yang superbly gorgeus, tapi sayang tampil sangat kaku dan karakternya juga tidak terelaborasi dengan lebih baik. Hanya Luna Maya-lah yang bersinar terang di film ini. Aktingnya, walau belum terlalu baik, akan tetapi semakin menunjukkan perubahan yang signifikan sebagai seorang aktris, bukan hanya model yang berpura-pura menjadi orang lain di sebuah film.

Lance, sutradara film baru lainnya yang diangkat oleh reXinema. Latar belakangnya mungkin adalah periklanan atau video klip, karena Cinta Silver tampil dengan gambar-gambar yang indah, layaknya presentasi iklan atau video klip. Tapi dari segi pengembangandan pengarahan cerita, Lance perlu belajar lebih banyak lagi, karena Cinta Silver tampil indah, tapi tidak bernyawa.

Nilai plus dari Cinta Silver adalah dengan penggunaan kamera seluloid daripada DV yang biasanya digunakan oleh reXinema. Alasan penggunaan seluloid mungkin telah dijelaskan secara panjang lebar oleh Wisnu, karakter yang diperankan oleh Christian Sugiono. Janji reXinema untuk tetap memberikan film-film yang hip dan trendy mungkin tercapai dari segi polesan fisik film Cinta Silver, tapi sebagai tontonan yang berjiwa dan menghibur tanpa rasa bosan, mungkin perlu lebih digali lagi. Apalagi jika kemudian diniatkan targetnya penonton dewasa, maka terus terang, sebagai penonton dewasa, saya cenderung merasa kecewa dengan Cinta Silver.


Leave a Reply