More of Hollywood’s Asian Horror Remake
Deman remake film horror dari Jepang sepertinya belum usai. Setelah The Ring, The Grudge dan Dark Water, yang merupakan film-film horror dari Jepang, maka Hollywood juga mulai ‘mengintip’ produksi dari beberapa negara Asia lainnya, seperti Korea, Thailand dan Hong Kong. Berikut upcoming films yang diremake oleh Hollywood:
Berdasarkan Kairo (2001) yang merupakan karya dari Kiyoshi Kurosawa,yang merupakan master horror-surrealis Jepang, yang juga membuat Cure dan Charisma. Bercerita tentang sebuah website yang angker dan memakan korban dari orang-orang yang pernah login ke website tersebut.
Versi H’wood akan disutradarai oleh Jim Sonzero, seorang sutradara muda. Bintang-bintang yang akan bermain adalah Kristen Bell, Ian Somerhalder (Lost), Christina Milian (Be Cool) dan Jonathan Tucker (The Texas Chainsaw Massacre). Melihat deretan pemerannya, maka film ini akan lebih ke thriller remaja. Sementara distribusi film dilakukan oleh Dimension Film, yang juga telah mengedarkan film hit Scream (1996). Kabarnya si pakar horror Wes Craven sendiri yang tertarik untuk meremake film ini, namun perkembangannya malah diarahkan oleh seorang sutradara yang baru satu kali membuat feature film.
Sebuah film hit pada tahun 2002, yang merupaan kerjasama antara tiga negara, Thailand, Hong Kong dan Singapura, The Eye aka Jian Gui (2002), karya kakak beradik kembar Oxide Pang Chun dan Danny Pang. The Eye menceritakan tentang seorang gadis buta yang menerima transplantasi mata, yang anehnya kemudian mendapat penglihatan-penghilatan ganjil yang diketahuinya kemudian merupakan penampakan sosok hantu!
Uniknya, versi H’wood bukan disutradarai oleh Pang Bros, melainkan sutradara Jepang yang sebelumnya membuat Ringu, Dark Water dan juga The Ring Two, Hideo Nakata, karena Pang Bros sendiri telah duluan mendapatkan kontrak untuk menggarap sebuah film horror Amerika, The Messenger, yang sama sekali bukan remake! Aktris kaliber Oscar, RenĂ©e Zellweger, positif bermain sebagai bintang utama, sementara untuk pendukungntya masih belum diketahui. Menilik kualitas Nakata dan aktris sekelas Zellweger, maka dipastikan The Eye akan menjadi film yang berkelas. Apalagi yang tertarik untuk meremake film ini adalah Tom Cruise dan mitranya Paula Wagner. FIlm ini sendiri akan didistribusikan oleh Paramount Pictures.
Chakushin ari (2004) atau One Missed Call adalah horror Asia modern pertama karya Takashi Miike, seorang gore-meister yang sebelumnya telah mengejutkan dunia sinema dengan Auditionnya. Bercerita tentang sebuah panggilan tak terjawab dari nomor sipenerima itu sendiri yang uniknya datang dari tiga hari kedepan. Setelah tiga hari, sipenerima telepon akan menemui ajalnya dengan sangat mengerikan.
Chakusin ari segera menjadi hit di Jepang dan Asia, yang tentu saja membuat investor dari H’wood tertarik untuk meremakenya. Kali ini perusahaan Intermedia (Alexander) yang bekerjasama dengan Kudokawa Pictures yang akan meremakenya.
One Missed Call sendiri masih dalam status announced, jadi belum ada konfirmasi sutradara atau pemerannya.
Shutter (2004) adalah sebuah horror hit dari Thailand, karya duo sutradara Banjong Pisanthanakun & Parkpoom Wongpoom. Shutter menggunakan semua elemen yang diperlukan dalam pembuatan sebuah film horror Asia moderen, namun duo sutradaranya mampu membangun atmosfir yang diperlukan, sehingga film ini sukses. Bercerita tentang seorang fotografer yang diikuti oleh seorang hantu perempuan yang menampakkan diri melalui foto-fotonya.
Untuk versi Amerika, kita masih harus menunggu untuk tahun 2007, dimana Regency Enterprises sendiri belum mengkonfirmasi artis dan sutradaranya.
Film-film diatas hanya beberapa dari yang positif akan dan telah dibuat oleh Hollywood. Menurut kabar, masih akan ada beberapa film yang mengantri untuk di remake, seperti Loft dari Jepang, serta Phone dan Antartic Journal dari Korea.
Loft/ Phone / Antartic Journal






