‘THE SKELETON KEY’: Misteri dan Kengerian Sebuah Rahasia
Produksi: Universal Pictures (2005)
Sutradara: Iain Softley
Cast: Kate Hudson, Gena Rowlands, Peter Sarsgaard, John Hurt, Joy Bryant
Release Date: 12 Agustus 2005
Ehren Kruger, penulis yang telah dengan gemilang mengadaptasi ‘Ringu’, kembali dengan thriller baru yang sama sekali bukan adaptasi, ‘The Skeleton Key’, walaupun masih berbau supernatural. Yang menarik, film ini didukung oleh Kate Hudson, yang biasanya tampil manis dalam film-film romantis. Tampaknya ia ingin mencoba teritori baru dalam khazanah aktingnya, dan ia pun tampil dengan cukup baik di film misteri thriller ini.
Caroline (Kate Hudson) adalah seorang perawat yang baru bekerja di sebuah rumah perkebunan di daerah rawa-rawa Lousiana Selatan. Tugasnya adalah untuk merawat Ben Devereux (John Hurt) yang mengalami stroke. Ia hanya tinggal berdua saja dengan istrinya Violet (Gena Rowlands). Mula-mulanya Violet menolak kehadiran Caroline, tapi pengacaranya, Luke (Peter Sarsgaard), berhasil meyakinkan Violet untuk menerima Caroline. Pada hari pertama saja Caroline mulai merasakan keanehan dirumah itu, yang hanya mempunyai satu kunci untuk setiap pintu, kecuali untuk pintu di loteng. Anehnya, menurut Violet, Ben mengalami stroke-nya juga di loteng tersebut. Rasa penasaran yang besar untuk menolong Ben, ditambah lagi dengan seolah-olah Ben meminta pertolongannya. Maka dimulailah misi Caroline untuk menguak rahasia yang terpendam di rumah tersebut.
‘The Skeleton Key’ adalah film yang sangat mengandalkan akan unsur-unsur kejutan dalam pengembangan plotnya. Tentu saja, sebagai sebuah thriller, ia juga menyimpan adegan-adegan yang berguna sebagai faktor-kejut bagi penonton guna menambah kenikmatan menontonnya. Sayangnya, Ehren Kruger justru terjebak dengan formula dan klise film thriller pada umumnya, sehingga bagi yang telah mempunyai jam terbang tinggi untuk film-film seperti ini akan sudah menebak misteri dari film dan endingnya, bahkan dari setengah jam pertama. Pintu berderit, gemuruh, hujan, dan semua unsur yang diperlukan untuk membuat sebuah thriller yang efektif ada di film ini. Karakter-karakternya ternyata juga ditampilkan dengan cukup jelas, sehingga kita dapat dengan gampang menebak siapa sebenaranya antagonis dalam film ini. Entah ini disengaja atau tidak, yang jelas mengurangi nilai lebih film ini. Ending film ini juga relatif, menurut perspektif orang yang menontonya, apakah bagus atau tidak sama sekali.
Untungnya, Iain Softley, sutradara Inggris yang sebelumnya telah menggarap ‘K-PAX’ (2001) dan the ‘Wings of the Dove’ (1997), cukup berhasil membangun ‘The Skeleton Key’ menjadi thriller yanhg menarik untuk tetap dinikmati dari awal hingga akhir.
Kate Hudson sendiri bermain dengan cukup baik dan berhasil meninggalkan kesan gadis romantisnya. Yang hadir adalah Caroline yang mempunyai rasa tanggung jawab yang besar untuk menyelamatkan seseorang, bahkan untuk menentang bahaya sekalipun. Ms. Hudson jelas memberikan kontribusi positif untuk film ini.
Terlepas dari kelemahannya, ‘The Skeleton Key’ adalah thriller yang menghibur dan cukup berhasil dalam membangun kengerian yang ingin ditampilkan. ‘The Skeleton Key’ tidak hanya bercerita tentang misteri supernatural, akan tetapi juga latar belakang psikologis yang ada dibalik misteri itu. Dengan adanya pesan moral tersebut, ‘The Skeleton Key’ cukup pantas untuk ditonton, setidaknya sekali atau untuk versi DVDnya.