‘SILENT HILL’: Disturbing yet Beautiful


Produksi: Tristar (2006)
Sutradara: Christophe Gans
Cast: Radha Mitchell, Laurie Holden, Sean Bean, Deborah Kara Unger, Tanya Allen, Jodelle Ferland, Kim Coates, Alice Krige

Genre: Horor
Durasi: 125"
Release Date: 21 April 2006
My Grade: 4 out 5

Silent_hillIn his ‘Silent Hil’s review, Rober Ebert said "Perhaps those who have played the game will understand the movie, and enjoy it". Well, I never played the game and I understand the movie and I totally enjoy it. Sejujurnya ‘Silent Hill’ adalah salah satu film horor yang bagus yang pernah saya tonton akhir-akhir ini! ‘Silent Hill’ diangkat berdasarkan video game dan syukurlah Uwe Boll tidak ‘kepikiran’ untuk menggarapnya.

Sharon Da Silva (Jodelle Ferland) mengalami gangguan tidur dan suka berjalan dalam tidurnya sembari mengucapkan ‘Silent Hill’. Walaupun suaminya, Chris (Sean Bean), merasa keberatan, namun sang Ibu, Rose (Radha Mitchell), diam-diam membawa sang putri ke kota Silent Hill tersebut. Kota itu sendiri sekarang adalah kota mati, karena pernah terjadi kebakaran pada 30 tahun yang lalu. Silent Hill terlihat terlantar dan penuh dengan rahasia, yang mana harus segera diungkap oleh Rose jika ingin menyelamatkan nyawa diri dan putrinya.

‘Silent Hil’l bercerita tentang misteri dan bagaimana upaya karakter utama dan kita sebagai penonton untuk mengungkapnya. Penggambaran adegan dipenuhi dengan gambar-gambar yang disturbing dan mengerikan. The mystery is so captivating and never let our attention wander around. ‘Silent Hill’ sendiri tidak sekedar menjual kengerian, bahkan menurut pendapat saya, ‘Silent Hill’ tidak begitu menakutkan. Hanya saja suasana mencekam dan mood gelapnya tetap terjaga, berkat teror psikologis yang dibeberkan di layar. Ceritanya memang sedikit sureal dan mempunyai beberapa lobang, namun film horor mana sih yang tidak mempunyai lubang di ceritanya? Setidaknya lubang di ‘Silent Hill’ tidak begitu mengganggu dan masih bisa ditoleransi.

Ini film ketiga dari Christophe Gans, setelah ‘The Crying Freeman’ dan ‘Brotherhood of the Wolf’. sekali lagi ia menunjukan talentanya dalam gambar dan setting yang terlihat indah dalam segi visual. Dia pun tetap mampu mempertahankan unsur atmospheric dari gamenya dan saya bahkan bisa mengatakan ia mengambil mood yang setipe dengan film-film J-Horror. Saya tidak terganggu sama sekali, sejak hasilnya menjadi sangat memuaskan.

Dari segi akting, dari film-film yang pernah saya tonton dengan Radha Mitchell, Sean Bean atau Deborah Kara Unger didalamnya, mereka selalu tampil maksimal, begitu juga dengan film ini, sehingga menambah keasyikan dalam menontonnya. Akting mereka memberikan penampilan yang solid untuk membawa susana yang dibutuhkan oleh film ini.

Kesimpulannya, ‘Silent Hill’ adalah film horor berkelas dan wajib tonton, baik untuk penonton umum, maupun pecinta gamenya atau yang mencintai film horor.


Leave a Reply