‘SNAKES ON A PLANE’: Alasan Untuk Kembali Menonton Bioskop
Produksi: New Line Cinema (2006)
Sutradara: David R. Elis
Cast: Samuel L. Jackson, Julianna Margulies, Nathan Phillips, Rachel Blancard
Release Date: 18 Agustus 2006 (USA)
‘Snakes On A Plane’ (SoaP) merupakan salah satu fenomena internet pada awalnya. Jauh sebelum dirilis, film ini menjadi ajang perdebatan dan diskusi yang cukup hangat. Dan ternyata, trik ini cukup berhasil. ‘SoaP’ berhasil menduduki peringkat pertama Box Office saat dirilis.Menilik judulnya yang terlalu harafiah dan sedikit kacangan, kita akan langsung merasa under estimate akan kualitas filmnya. Namun, pepatah "jangan nilai buku dari sampulnya" berlaku pula untuk film ini. Ya, ini memang film kelas B tapi ia tidak berpura-pura menjadi film kelas atas. Tujuan utama dari ‘SoaP’ adalah menghibur dan ia sangat berhasil untuk itu. Seluruh adegan murni untuk konsumsi hiburan dan yang menyegarkan, sama sekali tidak ada adegan yang membosankan. Lupakan ekspektasi Anda untuk segi artistik atau bolong-bolong yang ada di ceritanya. Siapkan saja diri Anda untuk mengalami petualanganya. Mungkin demikian tujuan utama dari ‘SoaP’.
Kengerian yang ditumbulkan oleh ular-ular tersebut cukup efektif. Ditambah dengan beberapa adegan dan dialog yang konyol, ‘SoaP’ menjadi lebih ‘bertaring’. ‘SoaP’ juga mengadopsi beberapa gimmick yang sering muncul di film-film seperti; film monster, film horror, film aksi, film petualangan, film disaster, yang mana keseluruhan elemen-elemen yang telah kita kenal dari film-film tersebut dicampur-adukan oleh David R. Elis, sang sutradara menjadi satu kesatuan yang saling mendukung. Adegan di pesawat dimulai dengan pengenalan karakter yang sangat tipikal untuk film-film disaster, kemudian saat ketegangan mulai masuk, maka beberapa elemen horror pun dimasukan, barulah saat penyerangan berlangsung, film mengambil adegan-adegan dari berbagai film monster dan diakhiri dengan adegan-adegan penuh aksi. Setting yang tertutup dan terbatas, sama sekali tidak membatasi Mr. Elis untuk menggeber adegan-adegan penggedor jantung.
Rasanya sudah lama sekali untuk menonton bioskop dengan semangat antusiatik seperti ini. Dan mungkin begitu juga dengan perasaan penonton-penonton lain yang memadati ruang bisokop. Para penonton tercekam, menjerit, sedih, tertawa dan pada akhirnya memberikan applause. Yah, kalau difikir-fikir seperti naik roller-coaster saja. And I feel great about it.
