‘THE BREAK-UP’: Pencerahan Setelah Putus? Count Me In


Produksi: Universal (2006)
Sutradara: Peyton Reed
Cast: Vince Vaughn, Jennifer Aniston

Genre: Komedi/Romantis/Drama
Durasi: 105"
Release Date: 02 Juni 2006
My Grade: 3 out 5

Break_up Dibintangi oleh real-life-couple Vince Vaughn dan Jennifer Aniston, ‘The Break-Up’ justru berawal disaat dimana umumnya film komedi romantis berakhir. Ya, ini adalah cerita tentang pasangan yang telah lama tinggal serumah, namun pada akhirnya friksi terjadi karena pola kebiasaan yang berbeda. Batas toleransi yang diberikan ternyata terpendam menjadi sebuah bom waktu ketidaksenangan akan prilakumu yang tidak mengerti aku. Bagi yang pernah pacaran atau mungkin menikah pasti akan mengenal sindrom seperti ini.

Hubungan Gary (Vince Vaughn) dan Brooke (Jennifer Aniston) sepertinya telah mencapai titik kulminasinya. Pertengkaran demi pertengkaran menghiasi pasangan yang telah memiliki kondominium bersama ini. Brooke menganggap Gary sama sekali tidak pernah memahaminya begitu juga dengan Gary, walau dengan cara yang berbeda. Akhirnya kata putus diambil. Namun mereka tetap tinggal bersama, karena masing-masing tidak mau mengalah untuk meninggalkan kondo tersebut. Dari sinilah kelucuan demi kelucuan timbul dan kita sebenarnya dapat melihat jika Gary dan Brooke sebenarnya masih saling mencintai, namun keegoisan dan kekeras-kepalaan mereka mengalahkan rasa itu. Dalam proses putus ini, masing-masing menerima berbagai masukan dan nasehat dari teman-temannya. Sampai pada akhirnya seorang teman mereka yang juga agen real-estate menganjurkan untuk menjual kondo tersebut. Maka Brooke memutuskan untuk ‘berbaikan’ dengan  mengajal Gary menonton konser. Sayangnya Gary justru tidak datang! Kecewakah Brooke? Tentu saja. Bagaimana dengan Gary. Apa alasannya tidak datang? Semua terjawab di konklusi film yang mencerahkan, baik untuk karakternya maupun untuk para penonton yang mengamati mereka.  Kemudian, apakah mereka akan ‘rujuk’ kembali? Hm, tonton saja filmnya dan putuskan sendiri.

Salah satu unsur yang menarik dari film ini tentu saja duet Vince Vaughn dan Jennifer Aniston. Chemistry mereka begitu terasa nyata. Sama halnya dengan duet Brad Pitt dan Angelina Jolie di ‘Mr & Mrs. Smith’. Apakah film ini merupakan saran ‘balas dendam’ bagi Jennifer Aniston, hanya dia dan Tuhan yang tahu. Yang jelas aktris jebolan ‘Friends’ ini tetap tampil dengan prima, walau kadang repetitif. Begitu juga dengan Vince Vaughn yang bermain cukup tipikal.

Terus terang, ‘The Break-Up’ secara bebas mengadopsi konsep komedi situasi televisi ala ‘Friend’ atau sejenisnya. Hanya saja dengan durasi
yang lebih panjang. Secara konsep serta maksud dan tujuan sudah sering
dibahas di salah satu episode sitkom-sitkom tersebut. Komedi atau
kelucuan yang ditawarkan juga cukup segar dan menggelitik, jika Anda
tidak mengharapkan komedi vulgar atau slapstik. Dialog-dialognya cukup
mengena dan tidak terlihat konyol, melainkan terlihat cukup realistis.
Payton Reed cukup sukses menurut saya membangun ‘The Break-Up’ menjadi
komedi yang menghibur sekaligus memberikan sesuatu kepada para
penontonnya. Jadi ia tidak terjebak hanya untuk menjadi komedi romantis
yang sweet-as-saccharine atau cute-us-bug yang sering
mendominasi genre ini. ‘The Break-Up’ menimpilkan humanisme karakternya
secara realistik, sehingga para penonton dapat dengan mudah
mereferensikan diri mereka dengan salah satu karakter. Dengan ini,
menurut saya ‘The Break-Up’ adalah komedi yang berhasil.


Leave a Reply