‘THE GRUDGE 2′: Let’s Continue the Terror, Shall We?
Produksi: Columbia Pictures/Ghost House Pictures (2006)
Sutradara: Takashi Shimizu
Cast: Sarah Michelle Gellar, Amber Tamblyn, Edison Chen, Jennifer Beals, Arriel Kebbel, Takako Fuji
Release Date: 13 Oktober 2006 (USA)
Mengekor kesuksesan remake ‘The Ring’, maka dibuatlah remake dari ‘Ju-On: The Grudge’ dengan tetap memakai sutradara aslinya, Takashi Shimizu, pada tahun 2004, dengan diproduseri oleh Sam Raimi (Evil Dead, Spiderman). Ternyata film tersebut sukses menembus angka diatas 100 juta Dollar. Bisa ditebak, urgensi untuk membuat sekuelnya pun tercetus. Kabarnya, lampu hijau diberikan untuk sequel hanya tiga hari setelah ‘The Grudge’ rilis.
Dengan tim yang sama dan penampilan singkat dari Sarah Michelle Gellar, bintang utama seri pertamanya, maka kini tiba ‘The Grudge 2′. Tidak ada yang berbeda dengan film pertama atau versi orisinilnya. Gaya non-linear tetap dipertahankan Stephen Susco sebagai penulis skenario versi Amerikanya. Ceritanya terbagi menjadi tiga bagian yang berjalan pararel: pertama, Aubrey Davis (Amber Tamblyn, The Ring) pergi ke Tokyo untuk membawa pulang kakaknya, Karen Davis (Sarah Michelle Gellar, I Know What You Did Last Summer) kembali ke Amerika atas desakan ibunya. Padahal hubungan Aubrey dengan Karen sedang memburuk. Bukannya berhasil membawa Karen yang tengah dirawat di sebuah Rumah Sakit, justru ia terlibat dalam misteri kutukan kemarahan Kayako (Takako Fuji), setelah kematian tragis yang kemudian dialami oleh Karen. Bersama dengan seorang wartawan, Eason (Edison Chen, Infernal Affairs), mereka berusaha menguak misteri dendam Kayako. Kedua, tiga orang siswi sekolah Internasional di Tokyo, Vannesa (Teresa Palmer), Miyuki (Misako Uno) dan Allison (Arrielle Kebbel) mendatangi rumah kosong bekas pembantaian Kayako. Vannesa dan Miyuki sebenarnya hanya ingin mempermainkan Allison dengan menakut-nakutinya. Namun, sepulang dari rumah tersebut, mereka bertiga mengalami gangguan supernatural yang mengancam jiwa mereka. Ketiga, cerita kini berlokasi di Amerika. Seorang wanita, Trish (Jennifer Beals, Flashdance) pindah ke sebuah apartemen mengikuti tunangannya, Bill (Christopher Cousins). Selain menyesuaikan diri dengan apartemen baru, ia juga harus beradaptasi dengan kedua anak Bill, Lacey (Sarah Roemer) dan Jake (Mathew Knight). Suatu hari, tetangga mereka membawa seseorang yang berpenampilan misterius. Semenjak itu, suasana lingkungan apartemen beserta orang-orang yang didalamnya menunjukkan perubahan menjadi berprilaku aneh. Jake yang penasaran mencoba untuk mencari tahu apa yang tengah terjadi, tanpa disadarinya jika sebuah kekuatan ghaib yang berbahaya tengah mengancam keselamatan seluruh keluarganya.
Jika Anda memang telah terbiasa dengan pola narasi ala ‘Ju-On’ atau ‘The Grudge’ mungkin tidak akan kesulitan dalam mengikuti jalan ceritanya. Namun, bagi yang baru menyaksikan ‘The Grudge’ melalui sequel ini, tentu saja membutuhkan ekstra atensi yang keras. Hanya saja, memang kelemahan pada sequel ini adalah banyaknya inkoherensi yang menjadi lubang-lubang cerita. Sebagai misal, karakter Aubrey hadir sepertinya hanya sebagai ‘kewajiban’ untuk penyambung antara dua seri pertama dengan kedua. Karakter tersebut sebenarnya tidak memberikan kontribusi yang signifikan untuk pengembangan cerita. Juga saat pengenalan karakter Trish, dimana sepertinya ia akan mempunyai porsi peran yang besar, namun malah karakter Jake yang mendominasi. Banyaknya karakter yang ada serta narasi yang pararel kadang bertabrakan dan terasa kurang halus dibeberapa bagian. Sementara itu, unsur kejutan diakhir filmnya pun sebenarnya kurang greget, karena cenderung bisa tertebak di pertengahan durasi film. Dari unsur penampakan Kayako pun cenderung menggunakan trik-trik lama, sehingga kurang terasa geregetnya.
Jika ditilik lagi, sebenarnya ‘The Grudge 2′ ini sebenarnya sebuah obligatory-sequel atau sekuel karena keharusan, selain tentu saja sebagai sebuah sequel-in-demand. Tampaknya film ini akan menjadi jembatan untuk pindah lokasi nantinya, jika sequel ketiga jadi dibuat tentunya. Terlepas dari kelemahan-kelemahannya, ‘The Grudge 2′ sebenarnya masih menarik untuk disaksikan, apalagi Takashi Simizu memang handal sekali dalam menampilkan adegan-adegan yang menyeramkan. Walaupun dibeberapa adegan mengandalkan adegan-adegan ‘kaget’, namun atmosfir kengeriannya tetap terjaga.
Dari segi akting, untuk kelas film horror, para pemainnya bermain dengan cukup ciamik. Sayang sekali, Sarah Michelle Gellar hanya tampil selintas. Kabarnya jadwal suting film ini bentrok dengan film thriller lain yang dibintanginya ‘The Return’ (2006).
Nah, jika Anda penggemar seri ‘The Grudge’, maka film ini jelas wajib tonton. Tapi, bagi yang bosan dengan gaya horror Asia, yah sebaiknya pilih film yang lain saja.