‘PERFUME’: The Story of a Murderer


Produksi:  Constantin Films (2006)
Sutradara: Tom Tykwer
Cast: Ben Whishaw, Alan Rickman, Rachel Hurd-Wood, Dustin Hoffman, Karoline Herfurth, John Hurt (narator)

Genre: Thriller/Drama
Durasi:108 "
Release Date: 07 September 2006 (JERMAN)
My Grade: 4 out 5

Perfume_1 Parfum, siapa yang tidak mengenalnya dan siapa yang tidak tergoda akan wanginya. Tentu saja jika wanginya tepat. Untuk membuat parfum dengan wangi yang membuai membutuhkan seseorang yang memiliki indera penciuman serta selera akan wewangian yang baik. Patrick Süskind, seorang novelis asal Jerman, terinspirasi akan bau wangi yang terkandung didalam parfum dan merangkainya menjadi sebuah cerita luar biasa tentang seorang yang terobsesi dengan bebauan dan melakukan hal-hal yang diluar akal sehat.

Jean-Baptiste Grenouille (Ben Wishaw) memiliki bakat yang luar biasa dalam membaui. Lahir di sebuah pasar ikan dan menyebabkan ibunya digantung karena ketahuan sengaja membuang dirinya saat baru lahir. Setelah remaja, pengurus panti asuhan menjualnya ke tukang kulit dan sehabis menerima uangnya, pengurus panti asuhan menemui ajalnya ditangan perampok. Giuseppe Baldini (Dustin Hoffman), seorang peracik parfum asal Italia di Paris yang menurun pamornya, mengendus bakat Jean-Baptiste dalam meracik bebauan, kemudian menebus Jean-Baptiste dari tukang kulit, yang saat mabuk terjatuh kesungai dan tewas. Dari Giuseppe, Jean-Baptiste yang terobsesi dengan bebauan belajar bagaimana mengekstrak dan merawat wewangian dengan imbalan meracik parfum yang sangat menawan dan melariskan kembali kedai Giuseppe. Kemudian ia meninggalkan Giuseppe untuk menimba teknik baru di kota lain, sementara Giuseppe kemudian menemui ajalnya karena rumah yang ditempatinya runtuh menimpa diri serta istrinya.

Dalam perjalanannya, Jean-Baptiste menyadari ia bisa membaui apa saja di dunia terkecuali bau dirinya sendiri. Obsesinya dengan bau tubuh perempuan cantik kemudian menyebabkan ia membunuh beberapa orang gadis cantik untuk mendapatkan ekstrak wangi tubuh mereka. Misinya hampir selesai, hanya tinggal Laura (Rachel Hurd-Wood) seorang gadis cantik anak pembesar bernama Antoine Richis (Alan Rickman), yang sangat mengingatkannya akan gadis penjual buah (Karoline Herfurth) yang tanpa sengaja dibunuhnya karena sangat tertarik dengan aroma tubuh sang gadis malang. Sementara itu, dengan kematian gadis-gadis disekitar mereka, para pejabat mulai mengadakan penyelidikan untuk mengetahui pembunuh

Berseting Perancis di abad XVIII (walau mayoritas aktornya berdialek Inggris), ‘Perfume: The Story of a Murderer’ menampilkan salah satu karakter fiksi yang sangat menawan. Kita tahu akan sisi gelap Jean-Baptiste Grenouille, akan tetapi dengan cerdik film membuat kita bersimpati dengan karakter ini. Sebagai seorang sosiopat yang terobsesi dengan bebauan, Ben Wishaw mampu mewujudkan karakter yang neurotic, menggelisahkan sekaligus menyedihkan melalui gestur dan mimik yang menarik. Barisan bintang pendukungnya seperti Alan Rickman dan Dustin Hoffman jelas sudah tidak diragukan kualitas aktingnya, namun harus diakui jika Ben Wishaw mampu menarik perhatian penonton sebagai pusat perhatian.

Tom Tykwer relatif nama yang kurang dikenal, berhubung dia merupakan sutradara asal Jerman. Walau begitu, melalui film ini jelas dia bisa sangat diperhitungkan dalam peta dunia sinema. Walau saya belum pernah membaca novel karya Patrick Süskind, tapi Tom Tykwer dengan gemilang menampilkan sebuah film dengan imajinasi yang kaya dan dinamis sekali. Pada paruh pertama film yang dinarasikan oleh John Hurt ini bergaya seperti dongeng fantasi dengan elaborasi cerita yang sangat menawan dan paruh kedua mengambil gaya thriller yang menegangkan dan kemudian diakhiri dengan adegan yang fantastis dan sangat captivating. Fantastis disini bukan berarti mengumbar adegan fantasi penuh visual, melainkan karena Tom Tykwer mampu menghipnotis penonton dengan membangun adegan yang intens sekaligus subtil.

Walau terkadang rasanya pembagian gaya cerita ini tidak terlalu berimbang, namun setidaknya ‘Perfume: The Story of a Murderer’ tampil dengan cukup solid dengan narasi yang gripping. Hasilnya, film ini akan tetap membekas di memori setelah kita selesai menyaksikannya. Dengan presentasi yang cantik dan penceritaan yang ciamik, ‘Perfume: The Story of a Murderer’ adalah tayangan berkelas yang sangat menghibur.


Leave a Reply