‘SMOKIN’ ACES’: Aksi dengan Multi-Narasi
Sutradara: Joe Carnahan
Durasi:108 "
Release Date: 26 Januari 2007 (USA)
Alasan Alicia Keys menerima peran di film ini adalah karena ia tidak harus di-typecast menjadi seorang musisi, pianis dan sebagainya, melainkan karakter yang jauh dari kesehariannya, seorang pembunuh bayaran, dari beberapa pembunuh bayaean yang saling berebut untuk mendapatkan nyawa Buddy "Aces" Israel (Jeremy Piven), seorang pesulap terkenal yang setuju untuk bersaksi melawan mafioso Primo Sparazza, asal Las Vegas. Israel kini bersembunyi di sebuah hotel di Lake Tahoe, dibawah pengawasan dua agen FBI (Ryan Renolds dan Ray Liotta) yang bekerja dibawah supervisi atas mereka (Andy Garcia). Tentu saja, dengan nilai kontrak yang tinggi atas nyawa Israel memancing sekelompok pembunuh bayaran kelas kakap (termasuk karakter singkat yang diperankan oleh Ben Affleck). Selain harus menelikung FBI, maka sesama pembunuh tersebut juga harus saling beradu cepat untuk mendapatkan Israel.
Film ini ditulias dan diarahkan oleh Joe Carnahan yang sangat terasa sekali dipengaruhi oleh gaya Quentin Tarantino, terutama dalam ‘Pulp Fiction’ (2005). Hanya saja Carnahan lebih memilih pendekatan yang lebih ringan dengan plot yang tidak memusingkan. Dengan banyaknya karakter dan multi narasi dalam cerita mereka masing-masing sepat membingungkan diawal-awal film, namun menjelang pertengan, film sudah mulai dibaca arahnya dan lebih gampang dicerna.
Usaha Carnahan patut diapresiasi lebih, walau tentu saja ia bukan Tarantino. Butuh visi yang lebih jenial serta jam terbang yang lebih dari cukup untuk dapat membuat film yang lebih orisinil. Eksekusi adegan-adegan aksinya sudah memuaskan, walau terasa kurang porsinya. Unsur ketegangan dengan bumbu-bumbu komedi sudah cukup lumayan terjaga. Yang terasa leah adalah elaborasi karakter-karakternya, yang rasanya belum tampil secara mendalam untuk kita dapat merelasikan dengan salah satu atau beberapa dari mereka. Kita hanya sebagai penonton yang menyaksikan orang-orang tidak dikenal saling baku tembak satu sama lain. Seru, tapi tidak meninggalkan kesan yang mendalam. Apalagi beberapa karakter terlalu hitam atau putih, tidak abu-abu, idealnya untuk film jenis ini.
Walau begitu, ‘Smokin’ Aces’ adalah film yang fun dan menghibur. Tampil dengan gaya dan sebuah upaya untuk menghadirkan aksi-thriller alternatif yang cerdas. Film ini seakan mengingatkan bahwa film dar-der-dor tidak melulu hanya letupan senjata api atau darah dimana-mana, akan tetapi juga cerita yang menarik.