‘BOBBY’: A Social Commentary With Intensive Drama
Sutradara: Emilio Estevez
Durasi: 119"
Release Date: 04 September 2006 (USA)

Film dengan gaya interlocking story sepertinya tengah menjadi trend saat ini. Beberapa tahun terakhir ini beberapa film bergaya sejenis itu hadir dalam peta sinema, terutama di Hollywood. ‘Bobby’ merupakan karya penyutradaraan aktor era 80-an Emilio Estevez, yang bercerita tentang 22 orang di sebuah Hotel bernama Ambasador Hotel, satu hari sebelum peristiwa penembakan terhadap senator Robert F. Kennedy atau yang lebih dikenal dengan Bobby. Saat itu Bobby seperti menjadi harapan baru bagi banyak orang karena dianggap mempunyai visi dan misi yang bersentuhan dengan banyak kalangan yang ada di masyarakat Amerika serikat.
Walau berjudul sama dengan nama panggilan Robert F. Kennedy tersebut, namun film tidak memfokuskan diri pada kehidupan Bobby, melainkan berbagai orang dari berbagai kalangan dan ras yang berada di hotel tersebut sehari menjelang dan pada saat peristiwa penembakan. Walau begitu footage asli dari aktifitas Bobby sebelum dan saat berada di hotel Ambassador dengan teliti berhasil dilekatkan dan menyatu dengan jalan cerita keseluruhan.
Dengan diversifikasi karakter dan latar belakang era 60-an, Emilio Estevez memanfaatkan filmnya sebagai medium baginya untuk menyampaikan kritisi sosial dalam beberapa aspek sekaligus, yang walaupun dalam film ini terjadi dalam situasi sosial-politik era tersebut, namun tetap bisa diaktualisasikan dalam konteks saat ini.
Meski punya banyak karakter dan cerita namun Estevez dengan mulus menyatukan mereka dan cerita berjalan dengan tempo sedang yang berjalan lancar. Adegan demi adegan dapat dimengerti dengan mudah. Dengan didukung akting dari berbagai bintang terkenal, maka ‘Bobby’ bagai menjadi paket yang wah dan dinamis. Dengan demikian ‘Bobby’ menempatkan diri sebagai film yang mungkin tidak begitu penting sebagai sebuah social commentary,namun dapat memberi kontribusi bagi penonton film yang ingin menikmati drama menawan dengan isi yang memikat.