‘THE HITCHER’: Beware for The Hitchiker
Sutradara: Dave Meyers
Durasi: 84"
Release Date: 19 Januari 2007 (USA)
‘The Hitcher’ adalah remake dari film yang berjudul sama keluaran tahun 1986 lalu. Entah mengapa, Michael Bay, sebagai produser, giat sekali me-remake berbagai film horor lama yang telah dianggap klasik dalam versi yang lebih kontemporer. Ciri khas lainnya adalah sutradara-sutradara film remake tersebut umumnya kolega Michael Bay dalam ranah video klip, termasuk Dave Meyers, seorang sutradara video klip kenamaan dengan resume yang impresif. Namun, dalam film perdananya ini, tentu saja Dave Meyers masih dianggap sebagap pemula, karena media video televisi, walaupun tipis, mempunyai perbedaan dengan media film, terutama dalam unsur narasinya. Setelah menyaksikan film ini saya berani menyatakan jika Dave cukup mumpuni dalam menggarap sebuah fitur film, walau tentu saja jam terbangnya perlu ditambah lagi untuk dapat menjadi seorang sutradara yang berkelas.
Film bercerita tentang sepasang muda-mudi, Grace (Sophia Bush, Stay Alive, John Tucker Must Die) dan Jim (Zachary Knighton, The Prince and Me) yang melakukan perjalanan dengan mengendarai mobil melalui New Mexico untuk liburan musim Semi menemui teman-teman Grace. Pada suatu malam dan disasat hujan deras, seorang laki-laki berusaha menumpang mobil mereka. Namun insting Grace mengatakan bahwa mereka sebaiknya tidak memberi tumpangan pada pria tersebut, sehingga kemudian mereka meninggalkan pria tersebut di tengah derasnya hujan. Di sebuah pompa bensin, mereka bertemu lagi dengan sang pria yang kemudian diketahui sebagai John Ryder (Sean Bean, Flightplan). Kali ini mereka tidak bisa menolak untuk memberi tumpangan. Dan betul saja, insting Grace terbukti benar. John Ryder ternyata seorang sociopath yang gemar membantai. Walau berhasil meloloskan diri dari John, namun ternyata serangkaian pembunuhan yang dilakukan John malah mengarahkan sepasang muda-mudi ini sebagai tersangka!
Sean Bean kembali kehabitatnya, bermain antagonis, setelah dibeberapa film terakhir memainkan karakter baik-baik, dan ia berhasil untuk itu. Hanya saja, film ini tidak tertarik untuk menjadi sebuah thriller psikologis yang mencekam, namun malah mengambil pakem ala slasher movie. Karakter John Ryder disini tak ubahnya Michael Myers atau Jason Vorhees, hanya saja berbicara dan tidak memakai topeng. Rasa penasaran kita akan karakter ini tidak terpenuhi oleh film ini dan kita sebagai penonton hanya dibiarkan menonton serangkaian kejaddian di film tanpa rasa keterkaitan emosionil. Apalagi kedua karakter utamanya juga tidak mempunyai fondasi karakter yang cukup menarik untuk direlasikan, terutama karakter Jim yang diperankan oleh Zachary Knighton, yang mengeluh saja sepanjang film sehingga kita akhirnya menginginkan agar pada akhirnya sang villain untuk ‘menamatkan’ riwayatnya saja!
Walau begitu, film ini sendiri cukup mengasyikan untuk disimak. Dave Meyers cukup berhasil mengeksekusi ketegangan demi ketegangan, walau diakhirnya kemudian Sophia Bush berubah menjadi dari seorang Scream Queen menjadi Rambo wanita, suatu hal yang inkonsisten dengan jalan cerita yang dibangun sebelumnya. Namun begitu, ‘The Hitcher’ bukanlah film yang berkesan dan hanya berguna untuk menghabiskan waktu luang kita.