‘PROVOKED’: A Woman’s Scorned
Release Date: 6 April 2007 (UK)
Seorang laki-laki, setelah menjadikan seorang perempuan sebagai istrinya, pada hakekatnya harus mampu berperan sebagai pihak yang melindungi dan mengayomi istrinya. Apa jadinya jika ternyata suasana rumah tangga yang harmonis dan menjadi idaman banyak orang justru menjadi neraka bagi sang istri oleh prilaku kejam sang suami. Apakah sang istri harus berdiam diri saja atau melakukan resistensi. Dilema tersebut yang harus dihadapi oleh Kiranjit Ahluwalia (Aishwarya Rai, Dhoom 2, Devdas, Mistress of Spices), seorang perempuan India yang menetap di London bersama sang suami, seorang India-Inggris bernama Deepak Ahluwalia (Naveen Andrews, serial Lost, Grind House, The English Patient).
Pada suatu malam di tahun 1989, setelah sepuluh tahun pernikahan yang dilewati Kiranjit dengan pemukulan, perkosaan, dan perselingkuhan yang dilakukan oleh suaminya, ia merasa cukup dengan perlakukan suaminya dan secara implusif kemudian membakar suaminya saat Deepak tengah tidur. Tentu saja, hukum menjeratnya dan pengadilan memutuskan untuk menghukum Kiranjit dengan penjara untuk seumur hidup. Sementara itu, seorang anggota LSM bernama Radha (Nandita Das, Earth) berupaya untuk membebaskan Kiranjit karena ia menganggap sikap Kiranjit disebabkan oleh perlakuan suaminya yang brutal. Sedangkan di penjara, Kiranjit justru merasakan kebebasan yang selama ini tidak pernah dicicipinya. Pertemanan dari Ronnie (Miranda Richardson, The Crying Game, The Hours, Harry Potter and The Goblet of Fire) juga membuatnya cukup betah di lingkungan penjara. Namun bagaimanapun kehidupan di luar penjara adalah kebebasan yang sejati. Maka ia pun setuju untuk bekerjasama dengan Radha untuk mengupayakan dirinya agar terlepas dari hukuman dan bersatu kembali dengan anak=anak yang dicintainya.
‘Provoked’ adalah sebuah film yang diangkat dari buku autobiographi dari Kiranjit Ahluwalia berjudul Circle of Light . Jag Mundhra sebagai sutradara mencoba mengangkat realisme dari buku tersebut dalam filmnya ini, walau tentu saja sebagai sebuah film, rasanya beberapa detil tidak terlepas dari fiksionalisasi, agar cerita dapat menjadi lebih menarik. Walau begitu, Mundhra tetap berupaya agar filmnya terasa lebih realistis dengan pendekatan yang kelihatannya mencoba tampil seperti sebuah reka-ulang. Hal inilah yang menyebabkan feel dari film yang lebih condong kedalam sebuah film televisi. Walau begitu bukan berarti ‘Provoked’ bukan film yang membosankan.
Mundhra meramu film dengan formula suspense-thriller dengan adegan-adegan flashback dibagian lain. Adegan-adegan sidangnya mungkin terasa kurang memiliki ’semangat’ dari film-film yang sejenis, sehingga terkesan hanya sebagai ‘kewajiban’. walau begitu, adegan sidang akhir yang menampilkan Robbie Coltrane (dari serial Harry Potter) sebagai pengacara baru Kiranjit yang berusaha membelanya, tampil dengan cukup intens.
Aiswarya Rai jelas tengah mengupayakan status internasionalnya dengan banyak bermain dalam film-film yang berbahasa Inggris. Rasanya dengan kualitas akting dan kecantikannya yang memikat, sepertinya tinggal tunggu waktu saja. Nah disini masalahnya! Walaupun ia bermain dengan compassion yang dibutuhkan bagi karakternya, rasanya aura superstar masih melekat erat pada dirinya, sehingga walau tampil dengan sekucel apapun, ia tetap terlihat seperti Miss World.
‘Provoked’ tentulah bukan film hiburan semata, akan tetapi mencoba ‘bercerita’ tentang sesuatu. Film ini merupakan bagian dari semangat Jag Mundhra dalam politik pemberdayaan perempuannya. Saat seorang wanita biasa menampilkan usaha yang luar biasa dalam situasi yang tidak biasa, jelas hal tersebut harus diperhatikan dengan seksama.