‘SELAMANYA’: Love Will Conquer All


Produksi: MVP Pictures (2007)
Sutradara: Ody C. Harahap
Cast: Julie Estelle, Dimas Seto, Masayu Anastasia, Donny Alamsyah, Sita Nurasanti

Genre: Drama/Roman
Durasi: -
Release Date: 18 Juli 2007
My Grade: 3.5 out 5

Selamanya_filmMelodrama. Rasanya kata ini merupakan hal yang tak terpisahkan dari perkembangan dunia sinema dimanapun, termasuk di Indonesia. Sama halnya dengan berbagai sub-genre film, melodrama pun biasanya mempunyai formula tersendiri dengan streotipikal khusus yang menderanya. Walau begitu, tetap saja banyak sutradara yang memilih untuk membuat melodrama, karena pasarnya memang eksis. Yang menjadi masalah sekarang adalah, bagaimana sineas tersebut meramu filmnya dengan gaya atau substansi yang bisa membedakan sehingga film tidak terjebak dalam pola basi yang monoton.

‘Selamanya’ adalah melodrama. Film ini tidak mengingkarinya. Namun, film mencoba bercerita dalam
kerangka tematik yang berbeda. Kali ini bercerita tentang cinta sejati untuk selamanya yang mungkin didapat oleh seorang junkie bernama Aristha (Julie Estelle, Alexandria, Kuntilanak). Rasanya, kehidupan Aristha sudah tidak genah lagi. Hidup baginya hanya untuk narkoba dan narkoba hanya ada untuknya. Suatu malam ia ter’garuk’ oleh polisi. Di kantor polisi, ia berjumpa lagi dengan Bara (Dimas Seto, Buruan Cium Gue!, Pesan dari Surga) kekasihnya saat di SMA. Tentu saja Bara sangat senang bertemu dengan Aristha, karena ia memang selama ini tengah mencarinya. Namun Aristha justru terlihat sangat membencinya. Melalui Cacha (Masayu Anastasia, Buruan Cium Gue!), teman Aristha yang berprofesi sebagai penari eksotis, Bara berusaha mendekati Aristha lagi. Namun, kehidupan gadis itu sudah sangat rusak dan ia sangat membenci Bara. Apalagi Bara juga sudah bertunangan. Apakah Bara dan Aristha bisa bersatu untuk selamanya?

Sebagai melodrama, ‘Selamanya’ berupaya untuk menghindari konvensi tipikal dalam film sejenis. Walau secara esensi tetap menangkap intensitas yang diperlukan dalam film seperti ini, sehingga, meski tetap menampilkan romantisme dan keharuan, namun film berupaya untuk berjalan dengan cukup cepat, padat tanpa harus bertele-tele dalam adegan yang terlalu dramatis. Secara keseluruhan, tentu saja ada beberapa hal yang membuat kita garuk-garuk kepala karena lubang dalam ceritanya, namun penggarapan Ody C. Harahap (Bangsal 13, Selamanya) yang solid dan penuh gaya menyelamatkan film. Ody berhasil meningkatkan performa kerjanya setelah ‘Alexandria’ (2005) yang terus terang saja sangat mengecewakan.

Saya tahu jika Ody itu adalah sutradara yang berbakat semenjak ‘Bangsal 13′ (2004). Yang ia butuhkan mungkin cerita dan skenario yang tepat. ‘Selamanya’ ditulis oleh Sekar Ayu Asmara (Biola Tak Berdawai, Belahan Jiwa, Pesan dari Surga). Berbeda dengan film-filmnya yang rasanya terlalu pretensius, justru ‘Selamanya’ tampil dengan sederhana dan kesederhanaan ini yang membuat film menjadi memikat, karena Ody cukup berkonsentrasi pada karakternya dan konsistensi cerita. Ody cukup berhasil dalam membangun komunikasi antara karakter-karakternya dengan penonton. Apalagi adegan-adegan dalam film dieksekusi dengan penuh gaya dan presisi (yang memang terkadang tidak tepat |^_^|)oleh Ody, sehingga film menjadi cukup padat dan (yang paling penting) entertaining. Apalagi didukung dengan teknik sinematografi yang menarik. Saya rasa, jika pengarahan film diserahkan kepada Sekar Ayu Asmara sendiri, film ini mungkin tidak akan jadi seperti yang saya saksikan sekarang.

Nilai plus lain dari film ini tentu saja adalah akting Julie Estelle yang amat jauh meningkat pasca ‘Kuntilanak’ (2006) yang terasa seadanya dan secukupnya tersebut. Totalitas Julie membuat film terasa sangat hidup dan realistis. Masayu juga cukup bernas sebagai penari eksotis yang ‘menggemaskan’. Dimas Seto sendiri rasanya harus benar-benar melepaskan imej sinetronnya, jika benar-benar ingin eksis di dunia film fitur.


2 Responses to “‘SELAMANYA’: Love Will Conquer All”

  1. APATIS VIAN Says:

    ALONE…..

    PLIZZZZ REVIEW “THE BEST HORROR MOVIE ALL TIMES AFTER SHUTTER”….

    PLIZZZZZ…..

    I WANT ALONE….

    ALONE….

    ALONE….

    ALONE….

    paan seh? ;p

    piss….

    other recomended movie?????

  2. hARIs Says:

    Alone? ditunggu ya? copy DVDnya udah ada ditangan. cuma keterbatasan waktu yang memakas tidak dapat sesegera mungkin untuk menontonnya…..

    Ohya, katanya Hantu bagus. Dah nonton?

Leave a Reply