‘BLOOD: THE LAST VAMPIRE ‘: Short, Lean, Mean
Release Date: 18 November 2000 (JEPANG)
My Grade: 3.5 out 5
Dengan hanya kurang lebih 48 menit, ‘Blood:The Last Vampire’ is lean dan mean. Anime ini sebagian animasi analog dan sebagian digital, secara visual tampil meyakinkan. Dengan cerita yang sederhana, seperti salah satu episode film-film seri, ‘Blood:The Last Vampire’ adalah sebuah aksi-fantasi dengan pengaruh horor kelam yang kental.
Tahunya 1966. Saya (diisi suara oleh Youki Kudoh), adalah seorang vampir pembasmi monster yang ditugaskan untuk menyamar disebuah sekolah di basis militer Amerika di Jepang. Atasannya, David, mencurigai jika disekolah tersebut ada beberapa monster yang menetap, termasuk dua gadis yang bersekolah disana. Saat pesta Halloween berlangsung, kedua monster mencoba mencelakai perawat sekolah, Saya tiba tepat pada waktunya. Maka terjadilah pertempuran antara Saya dengan kumpulan monster tersebut.
Kelemahan terbesar dari anime ini bagi saya adalah ceritanya yang terlalu ringkas dengan elaborasi karakter yang tidak mencukupi. Saya yakin jika anime ini mempunyai plot yang lebih kompleks, maka ‘Blood: The Last Vampire’ akan lebih bagus lagi. Bukannya film ini tidak bagus, hanya saja terasa seperti sebuah fragmen atau, seperti yang saya sebutkan tadi, bagian dari episode seri televisi.
Kabarnya ini disebabkan karena ‘Blood: The Last Vampire’, yang disponsori oleh James Cameron ini, diniatkan sebagai bagian tengah dari trilogi OVA (Original Video Animation) oleh penulis Kenji Kamiyama dan sutaradara Hiroyuki Kitakubo. Namun begitu, rasanya bagian pertama dan ketiga tidak pernah terdengar lagi beritanya.
‘Blood: The Last Vampire’ adalah yang bisa anda harapkan dari anime yang fantastis. Gambar analog dan digital yang dipadukan dengan lumayan mulus menjadikan animasi ini sebagai anime yang enerjetik. Boleh ditunggu, remake versi live-motion-nya yang akan dirilis tahun 2008 yang disutradarai oleh Chris Nahon (Kiss of the Dragon) dengan pemeran utama Jeon Ji-hyun (My Sassy Girl, Windstruck) sebagai Saya.
September 25th, 2007 at 2:01 am
wahhh…udah merambah dunia anime juga, gw dukung sepenuhnya. Tambah lagi dong review animenya.
BTW, any recommended anime?
September 27th, 2007 at 11:53 pm
Gw emang suka bgt anime…cuma entah kenapa baru ‘Blood’ ini tertarik menulis review……
Eng…..dah ntn “Ninja Scroll”??? bagus tu