‘GRINDHOUSE’S DEATH PROOF’: A Fun Homage to the Original Grindhouse


Produksi: Dimension Films (2007)
Sutradara: Quentin Tarantino
Cast: Kurt Rusell, Rosario Dawson, Vanessa Ferlito, Rose McGowan, Zoe Bell, Tracie Thoms, Kelley Robins

Genre: Thriller/Drama
Durasi: 114"
Release Date: 21 Juli 2007 (USA)
My Grade: 3.5 out 5

Death_proof_3‘Death Proof’ adalah bagian dari double feature ‘Grindhouse’,
karya dua sahabat Quentin Tarantino dan Robert Rodriguez, yang
mengarahkan segmen ‘Planet Terror’. ‘Grindhouse’ merupakan ide awal
milik Tarantino yang menggilai film-film kelas B zaman 60-an sampai
70-an, sehingga berniat membuat tribut terhadap film jenis-jenis
tersebut. Usahanya sudah dimulai dengan ‘Kill Bill’(2003), namun dengan
‘Grindhouse’ kini ia berusaha lebih total.

Untuk peredaran di
Amerika Serikat, ‘Death Proof’ dan ‘Planet Terror’ adalah satu bagian
dari ‘Grindhouse’ dengan durasi 3 jam lebih. Namun, untuk peredaran
Internasional dan versi DVD, maka kedua film tersebut dipisahkan dan
dirilis secara berbeda menjadi masing-masing satu film yang utuh. Oleh
karena itu, maka durasi setiap film menjadi lebih panjang karena
mengandung adegan-adegan extended. ‘Death Proof’ sendiri
memiliki durasi 114 menit, lebih panjang 24 menit dari segmen dalam
‘Grindhouse’. Oleh karena itu, pastinya ‘Death Proof’ dalam
‘Grindhouse’ pastilah lebih ringkas dan padat.

‘Death Proof’ versi extended
cenderung sangat tipikal Tarantino dengan banyaknya dialog-dialog
verbal yang kadang membuat kita garuk-garuk kepala karena rasanya tidak
nyambung dengan isi cerita. Bahkan film ini sendiri pun seperti dua bagian film yang menjadi satu.

Struktur
ceritanya adak aneh, tentang seorang laki-laki, bernama Stuntman Mike
(Kurt Russel), yang terobsesi dengan sekelompok perempuan (Sidney
Tamiia Porter, Venessa Ferlito, Cehryl Ladd, Rose McGowan) yang
dijumpainya dalam sebuah bar. Stuntman Mike kemudian membututi
gadis-gadis tersebut dengan mobilnya. Bagian kedua dari film, Mike
kembali lagi membuntuti sekelompok perempuan (Rosario Dawson, Zoe Bell,
Tracie Thoms, Mary Elizabeth Winstead). Hanya saja kali ini ia
membuntuti kelompok yang salah.

‘Death Proof’ murni sebuah homage
dari Tarantino untuk film-film grindhouse era 70-an. Mulai dari gaya
penceritaan, musik latar skor, hingga kualitas gambar yang sedikit
buram dan penuh dengan scratch, reel yang terpotong, dan
sebagainya, sehingga film terkesan kuno, walaupun setingnya adalah
dimasa sekarang. Namun, pada paruh kedua dengan karakter yang berbeda
pula, gaya tersebut menghilang dan film pun lebih bernuansa kekinian.

Walau mempunyai adegan kejar-kejaran mobil yang intens serta kekerasan dan gore
yang vulgar, namun sayangnya ‘Death Proof’ lebih banyak dalam eksposisi
dialog. Inilah yang membuat bagi penonton awam yang mengharapkan
limpahan adegan laga akan merasa kebosanan saat menyaksikan film ini,
walaupun sebenarnya dialog-dialog yang ditawarkan Tarantino dalam
skripnya sebenarnya cukup jenial dan atraktif, asal kita mau bersabar
mengikutinya. Film dengan dua penekanan cerita yang berbeda juga bisa
mengancam kenyamanan saat menontonnya.

Akan tetapi sebenarnya
‘Death Proof’ adalah film yang cukup komunikatif dan Tarantino rasanya
lumayan berhasil dalam memberikan visinya tentang film-film
eksploitatif di tahun 70-an. Terlepas dari ‘keanehannya’, ‘Death Proof’
adalah film yang cukup menghibur, asal kita memahami maksud dan tujuan
dari film ini. Jika tidak, rasanya banyak orang yang akan
mereferensikan film ini sebagai junk movie, sebagaimana film-film yang menjadi homage-nya.


3 Responses to “‘GRINDHOUSE’S DEATH PROOF’: A Fun Homage to the Original Grindhouse”

  1. mOvIefReAk Says:

    emang death proof rada lame, tp ya itu td pencinta qt bakal sedikit terhibur dgn suguhan teranyar sineas edan ini.

    adegan car-crash death-proof-nya stuntman mike dgn mobil jungle julia dkk paling nggak cukup heboh dan brutal (dgn iringan hold tight yg pas sekali)

  2. hARIs Says:

    ya….setuju
    tapi adegan kejar2an Stuntman Mike dengan Zoe Bell seru juga tuh ,hehehehe

  3. APATIS VIAN Says:

    DEATH PROOF

    Iya,

    Nih film bikin kulit kepala gw hampir copot dan gigi gw kering saking hampir sepanjang film gw dibikin garuk2 kepala mlulu sama meringis yang tidak berkesudahan (paan seh gw?;p

    Btw, style film nya sih gw akuin oke n unik & adegan kebut2nya gw setuju cool berat…

    tapi … STORY…pleace dunk mr. QT, kalo bikin film seenggaknya ceritanya yang beneran dikit napa (kayaknya nulis naskah nya lagi fly nih ;p )… hehe… tuh “killbill” bisa cihuy, dengan idealisme yg sama tapi masi asik ditontoin… lah yg ini… ckckckck…

    sorry n peace 4ever buat smua fans QT… ;p tapi sorry 2 say gw mang gak suka sama yg satu ini …

    PEACE… PEACE…PEACE… ;p

    btw, bro, mana nih review PLANET TERROR?

    Nah…soalnya overall gw lebih suka PT kemana2 dibanding DP…
    seenggaknya style Rodriguez di film ini gak nanggung kayak QT di death proof, apalagi adegan gore nya lebih banyak n lebih vulgar… wuih…I’M Lovin it! huhehehe…

Leave a Reply