‘KNOCKED UP’: Menjadi Dewasa Itu Pilihan
Saturday, November 17th, 2007Release Date: 01 Juni 2007 (USA)
Menjadi tua itu pasti, menjadi dewasa adalah pilihan. Mungkin itu adalah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan tema utama dalam film ‘Knocked Up’ karya sophomore Judd Apatow setelah ‘The 40 Old Year Old Virgin’.
Entah apa nasib masa depan Ben Stone (Seth Rogen, The 40 Old Year Old Virgin), pemuda setengah-pengangguran yang luntang-lantung tidak jelas kerjaanya, selain membuat website yang tidak selesai-selesai dengan isi yang kurang jelas, berganja dengan teman-temannya yang sama tidak jelasnya, atau sekedar bersenang-senang di klub. Sampai suatu hari, disebuah klub, ia bertemu dengan Alison Scott (Katherine Heigl, Bride of Chucky, serial Grey’s Anatomy), seorang perempuan muda yang cantik dan tengah meniti karir di sebuah stasiun televisi.
Dipengaruhi oleh alkohol yang telah mereka minum dan mengendap dalam darah mereka, keduanya pun memutuskan tidur bersama. Dan sebuah kesalahan terjadi! Mereka yakin mereka menggunakan kondom, atau setidaknya itulah yang mereka pikir. Well, kenyataanya mereka tidak. Jadilah Alison mengandung. Ia menemui Ben dan ternyata Ben bersedia untuk membantu Alison mengadapi kehamilannya. Hubungan yang mulanya hanya sebuah one night stand pun menjadi hubungan yang lebih mendalam dan kemudian Alison dan Ben memutuskan untuk pacaran. Namun, mereka berdua sungguh berbeda dalam banyak hal. Bisakah keduanya mempertahankan hubungan seumur jagung tersebut dan kemudian bersama-sama untuk membesarkan anak mereka?
Sebagai sebuah komedi romantis, terus terang ‘Knocked Up’ setingkat lebih daripada hanya sebuah komedi yang ringan-ringan saja. Situasi dibangun sengan serealistis mungkin, sehingga adegan-adegan dalam film terasa lebih berkesan. Walaupun unsur roman-nya lebih menonjol daripada komedinya, namun film tetap terasa bernas dan jenial dalam menyampaikan maksudnya.
Dengan dialog-dialog yang mendalam dan tajam, Judd Apatow merangkai suasana komedi dan roman tadi menjadi satu kesatuan sebagai sebuah eksposisi dan deskripsi akan kehidupan kaum muda saat ini, terutama dalam proses menuju pendewasaan diri tadi. Konflik dibangun dengan cermat, sehingga plot berjalan dengan narasi yang ciamik. Walaupun kemudian mungkin bagi sebagian orang endingnya terasa klise, namun sepertinya hal tersebut lebih diperlukan untuk menciptakan kesan yang lebih mendalam. Dan beberapa aspek komedinya pun terasa seperti keluar dari sejenis film komedi seperti seri ‘American Pie’, walau pun rasanya memang tidak terlalu absurd. And I’m okay with it.
Judd Apatow juga beruntung didukung oleh akting kuat dari jajaran pemainnya. Pada mulanya saya under estimate dengan Katherine Heigl, namun terbukti ia adalah orang yang tepat untuk peran Alison. Begitu juga dengan Seth Rogan yang sangat mewakili kehidupan sosok pemuda sehari-hari yang ignorant, baik secara fisik maupun attitude-nya. Chemistry diantara mereka begitu kuat, membuat kita terhanyut dalam kehidupan mereka.
Yang menarik, bintang-bintang pendukungnya pun bersinar dalam bentuk mereka masing-masing dan membuat film terasa lebih solid. Leslie Mann dan Paul Rudd memainkan pasangan suami-istri kakak Alison dan suaminya dengan mengesankan, apalagi mereka pun mendapat porsi adegan yang cukup besar karena mendapatkan sub-plot mereka sendiri.
‘Knocked Up’ mungkin mempunyai beberapa klisenya tersendiri dan mungkin terasa terlalu manis atau bahkan vulgar dibeberapa bagian, namun tetap saja ia adalah film yang sukses dalam menjalankan misinya, menghibur penonton sekaligus melaksanakan fungsi kontemplatif yang cukup mendalam. Sesuatu yang jarang didapat dari tipikal komedi romantis biasa!




