‘1408′: Welcome to The Room of Terror of Horror


Produksi: Dimension Films (2007)
Sutradara: Mikael Håfström
Cast: John Cusack, Samuel L. Jackson, Mary McCormack

Genre: Horor/Thriller/Drama
Durasi: 94"
Release Date: 

22 Juni 2007 (USA)

My Grade: 3.5 out 5

Fourteen_hundred_and_eight ‘1408′ adalah sebuah film thriller-horor yang diangkat dari cerita karya Stephen King. Horror Miester tersebut sudah puluhan tahun menulis kisah-kisah horor, sehingga mungkin dapat dimaklumi jika ia kemudian mencari varian cerita dengan menggali karya-karya lamanya, karena terus terang saja, ‘1408′ sangat mengingatkan akan ‘The Shining’ yang kemudian diarahkan oleh Stanley Kubrick di tahun 70-an dalam bentuk film. Lantas, bisakah Mikael Håfström (Derailed) membuat film yang sama kelasnya dengan film tersebut. Mungkin jawabannya tidak, namun Mr. Håfström mampu membangun sebuah drama menegangkan dengan intensitas cerita yang cukup terjaga.

Ceritanya mungkin terdengar klise; Mike Enslin (John Cusack) adalah seorang penulis buku mengenai tempat-tempat berhantu. Ia terlebih dahulu melakukan penyelidikan terhadap tempat-tempat tersebut dan selalu bisa membuktikan jika kabar yang berkembang di masyarakat adalah mitos belaka. Sampai ia mendengar tentang keberadaan kamar 1408 di Hotel Dolphin, New York.

Telah ada hampir 100 tahun dan menewaskan 56 orang dan semuanya dalam tempo tidak lebih dari satu jam. Manajer hotel (Samuel L. Jackson) telah mengingatkan Enslin akan bahaya yang akan dihadapinya. Tapi Enslin yang skeptis bersikeras. Akhirnya ia pun menginap di kamar tersebut and then everything goes awful, off-course!

Satu hal yang pasti, secara visual ‘1408′ cukup atmosferik dan dalam segi dramanya pun menyentuh ranah psikologis yang membuat 1408 terasa berbeda dengan banyak film horor lainnya. ‘1408′ tidak hanya berupaya untuk menakut-nakuti, akan tetapi mencoba meneror dari segi emosi. Rasanya, Mr. Håfström cukup berhasil untuk itu. Hanya saja, mungkin karena terlalu menekankan pada cerita dan juga visual, ‘1408′ menjadi tidak terlalu menyeramkan.

Akan tetapi nilai positif utama dari film ini adalah saat ‘1408′ tetap terasa ciamik, walaupun secara umum berlokasi di hanya satu lokasi dengan John Cusack yang menonjol memenuhi layar. Bisa dikatakan ini memang filmnya John Cusack. Segala ekspresi emosi mampu diluapkan dari mimik, gestur, hingga vokal, sehingga kita begitu tersedot olehnya dan melupakan bahwa nyaris tidak ada karakter lain bersamanya untuk berbagi emosi.

‘1408′ sendiri bukanya tidak terjebak dalam klise yang sudah terpolarisasi dalam genre ini. Namun, ‘1408′ jelas adalah film horor yang berbeda dengan tingkat kecerdasan diatas rata-rata dari banyak film horor yang lebih mengandalkan darah dan kekejian akhir-akhir ini. Jadi, jika Anda merasa sebagai penoton yang cerdas dan memiliki kematangan emosi yang lebih dewasa, ‘1408′ adalah film horor untuk Anda.


Leave a Reply