‘DORORO’: The 1st Chapter From An Epic Trilogy


Produksi: ToHo(2007)
Sutradara: Akihito Shiota
Cast: Satoshi Tsumabuki, Kou Shibasaki, Kiichi Nakai

Genre: Aksi/Fantasi/Petualangan/Drama
Durasi: 139"
Release Date: 06 Januari 2007
My Grade: 4 out 5

Dororo_1Sungguh saya tidak pernah mengira jika Osamu Tezuka, pengarang komik Astroboy, juga adalah penulis dari komik yang kemudian diangkat menjadi film yang berjudul’Dororo’ ini. Beruntung film ini diproduksi pada masa kini, secara kemajuan spesial efek mampu mewujudkan imajinasi Tezuka menjadi hidup di layar. Ditangani oleh Akihito Shiota, yang sebelumnya banyak membuat film indie, ‘Dororo’ menjadi sebuah chambara dengan fantasi dalam cerita yang memikat dan dipenuhi dengan visual yang memanjakan mata.

Hyakki-maru (Satoshi Tsumabuki, Tears for You) adalah seorang pengelana, tapi ia bukan pengelana biasa. Dilahirkan dengan kehilangan 48 anggota tubuhnya, ia kemudian dibesarkan oleh seorang dukun yang memberi pengganti untuk setiap bagian tubuhnya yang hilang. Kini, setelah dewasa, Hyakki-maru harus membasmi 48 iblis guna memperoleh kembali bagian tubuh aslinya. Ia sebenarnya adalah putera dari jenderal perang Kagemitsu Daigo (Kiichi Nakai), yang rela memebrikan 48 bagian tubuh putranya yang belum lahir kepada 48 iblis guna memperoleh kekuatan dalam memenangkan peperangan.

Dalam perjalanannya, Hyakki-maru bertemu dengan Dororo (Kou Shibasaki, Battle Royale, One Missed Call), seorang pencuri perempuan yang menyamar menjadi pria yang bersifat jenaka dan usil. Karena mengincar pedang Hyakki-maru, maka ia menyertai perjalanan Hyakki-maru dalam menumpas iblis. Ternyata, Dororo sendiri mempunyai latar belakang yang tak kalah menyedihkan.

Dororo sendiri berarti manusia dalam wujud monster, sesuatu yang bisa direferensikan untuk Hyakki-maru, karena walau mempunyai fisik seperti manusia normal, namun fisiknya tersebut sebenarnya adalah bagian-bagian tubuh dari orang yang telah mati.

Pada mulanya, ‘Dororo’ seperti mengingatkan akan serial-serial televisi Jepang untuk anak-anak. Ditambah pula dengan beberapa F/X yang mendukung untuk itu. Namun dalam perjalanannya, ‘Dororo’ menjadi terlalu kompleks dan kelam jika hanya untuk konsumsi anak-anak.

Bahkan pada klimaks, dimana pada akhirnya Hyakki-maru harus berhadapan dengan ayahnya, film cenderung menjadi sebuah tragedi ala-Shakespeare. Untunglah kesedihan ala melodrama bisa dihindarkan oleh Akihito Shiota dengan pendekatan yang lebih subtil. Sehingga, walau bertema fantasi, namun ‘Dororo’ tidak melupakan sentuhan drama humanisnya, sehingga tidak heran ‘Dororo’ terasa istimewa.

Yang membedakan ‘Dororo’ dengan chambara-fantasi lainnya adalah eksplorasi karakternya yang mendalam, sehingga terhindar dari tipikalitas satu dimensi yang biasa terdapat dalam jenis film-film ini. Kita dengan mudah terserap dan berempati dengan Hyakki-maru dan Dororo bahkan untuk karakter villain minor sekalipun, seperti seorang laki-laki yang menikahi seorang iblis, walau ia tahu sang iblis tidak mencintainya!

Pada mulanya, Satoshi Tsumabuki yang berperawakan melankolis terasa kurang meyakinkan untuk karakter gelap seperti Hyakki-maru, namun dalam progresinya ia berhasil mewujudkan Hyakki-maru dalam sosok dirinya. Sedangkan Kou Shibasaki dengan gemilang malih rupa menjadi Dororo yang menyebalkan sekalihus adorable. They such a cute pair!

Film ini didukung pula oleh Toni Cheng Siao-tung (Hero, House of the Flying Dagger) sebagai pengarah silat. Trade-mark tertempel dengan lekat pada adegan-adegan aksinya, sehingga terlihat menakjubkan. Bahkan, pada beberapa adegan mengingatkan pada gaya Toni pada film-film silat Hong Kong-nya ditahun 90-an.

‘Dororo’ sendiri adalah bagian pertama dari trilogi yang sudah disiapkan. Bagian kedua dan ketiga akan keluar pada tahun 2008 dan 2009. Dengan kredit lebih difilm ini, maka sudah dipastikan saya akan menunggu dengan tidak sabar seri dua dan tiganya. This movie definitely one of my favorite in 2007!   


22 Responses to “‘DORORO’: The 1st Chapter From An Epic Trilogy”

  1. APATIS VIAN Says:

    hah….srius nih 4 bintang n movie definitely one of my favorite in 2007…?

    kalo gitu hari sabtu langsung cabut ke ambasador de nyari ni film…

    btw, gw mo menyelamatkan lo dan smua orang yg baca blog ini supaya gak nonton film holor(horor-kolor) pulau hantu ….(smoga blum terlambat ;)

    pulau hantu film horror paling bodoh dari sepanjang film2 horror yg beredar belakangan….bahkan gw gak kayak lagi ntn film besutan jose purnomo, tapi ni film 100% koya pagayo!!!

    aneh banget jose mengikuti style busuk yang selalu dipake ma koya kayak freeze frame n stop frame yg bener2 ganggu abis….

    udah gitu gak ada satupun adegan menengangkan (emang gak ada juga sih) yg berhasil…

    akting pemaen2 nya yang jeleknya bener2 mencengangkan….8orang itu seperti dikasting secara acak dan serampangan dari sma2 se jakarta yang kegep dalam pemeriksaan tinja mengidap cacingan. tipikal agata gajebo (anak gaul jakarta gak jelas bo’)!

    selain itu joke2 di film ini (yg biasanya jadi alternatif karna minimnya adegan horror) gak ada satupun yang berhasil bikin senyum, yg ada gw ketawa ngakak, tapi bukan karna joke nya yg worth it tapi karena ketololan semua penonton yang (DAMN…penuh aja gitu) ketawa ngakak ngeliat ricky harun nge-joke yang bahkan 700x lebih basi dari “sapi apa yang bisa terbang?”…. “sapiderman” dan semua agatagajebo itu ketawa jumpalitan….

    blum lagi hantu yang lebih mirip seperti hasil kloningan paling busuk dari sosok sadako…membuat gw miris bukannya ngeri…

    film diahiri dengan twist(despreate banget gw ampe bilang ending gitu twist) yang malah menambah rusak film ini….

    oh sudahlah…. pulau hantu adalah pulau yang menyiksa penonton! gw bener gak rela buang duit (even nomat) nonton rongsokan satu ini.siallllll….gak relaaaaaaaaaaaaaaaaa…….. XXI balikin dwit w…..CUIH….

    PULAU HANTU (ghost land): 4 OUT 10

    btw, ada apa dengan film indo sekarang yg sok2 an pake english title segala…? wong diputer diluar negri aja kagak…sok ngarep!
    kalo film kayak kala(dead time) ato (berbagi suami)love for share…baru pantes!

    peace

  2. aFiF Says:

    Japanese wuxia nih… apa sih istilahnya? Chambara ya? :p
    Udah beli bootlegnya, tp belum sempat nonton. Terus terang masih newbie di bidang per-chambara-an.

    Mohon petuahnya :p

  3. aFiF Says:

    @APATIS VIAN
    hahaha…segitunya….
    tp ngeliat reviewmu yg begitu berapi-api….harusnya 1 out 10 tuh….

  4. hARIs Says:

    @ aFiF
    Chambara bisalah dikatakan sebagai WuXianya Jepang….

    aku juga engga begitu sering menonton Chambara…beda dengan WuXia yang makanan gw bgt…hehehehehe

    @Ahmad
    tks for the warning…tapi kan aku dah bilang memang bakal ngelewatin aja…sampe Quickie Express nantinya

  5. APATIS VIAN Says:

    @haris:
    yup….w juga lagi kebelet banget neh nungguin quickie…

    kmaren dah nonton dororo

  6. APATIS VIAN Says:

    seru!

    ceritanya juga mnarik banget…sayangnya tidak diimbangi dengan spesial fx yg memukau

  7. APATIS VIAN Says:

    waaaaaaaaa…..

    ko komen gw dikira spam gitu seh…padahal dah ngetik banyak2,,,,tapi dikira spam…
    padahal mo ngemeng banyak…

    udah deh….dororo 3,5 bintang dari gw…

  8. hARIs Says:

    ya nih……
    FS sering nyangka SPAM
    kumat2an sih

    3.5? ya itu memang terserah loe

    loe kan tahu gw punya prinsip that everybody entitled for their own experience while watching a movie

    soal F/X, gw kan dah ngingatin pas nulis review…yang ngingatin Power Ranger…hehehehe

  9. aFiF Says:

    Si hyakki-maru ini karakternya mengingatkan ama Kenshin Himura si Batosai. Jujur nih satu jam pertama, gw nyaris tertidur, emang bener awalnya mirip2 anime jepang yg buat anak2 (Mirip Inuyasha,…itu yg pertama muncul di kepala gw waktu nonton).

    Untungnya setelah itu tensenya meningkat, dan gw jadi melek lagi… untuk ending sih kunilai bagus dan justru menurutku menjadi penyelamat film ini. Karakter Dororo paling mencuri perhatian disini dan emang udah pas banget. Kalo spesial efeknya sih menurut gw masih kurang meyakinkan jika dibandingkan dgn Shinobi misalnya.

    Yang paling mengganggu menurut gw sih music score waktu Hyakki-maru combo fighting sama monster2 itu,… haihhhh kenapa mesti pake musik latin. Bagi gw itu sangat mengganggu banget :p

    Overall, gw setuju ma ahmad dgn 3,5 bintang. Klo dibandingkan dgn Shinobi yg sama2 chambara-fantasi (dan juga satu2nya chambara yg pernah gw nonton sebelum Dororo), gw lebih prefer Shinobi. BTW, udah nonton Shinobi belum?

  10. hARIs Says:

    Hyakki-maru mungkin memang dibuat mirip dengan Batosai, karena ada guratan X di wajahnya ya???

    padahal, sepengetahuan aku, karakter Hyakki-maru di manga-nya lebih sangar dan garang…badannya pun lebih berisi. engga tahu kenapa diubah????

    soal rating, pasti engga bisa lepas dari unsur subjektifitas dalam ‘pengalaman’ saat menontonnya, yang pasti beda untuk tiap2 org.

    Shinobi? ya udah la…..hehehehehe. Ntn Zatoichi deh…cool movie. Pls..do read my review, just for reference before you plans to watched it…..

    hehehehehe

  11. aFiF Says:

    Wah bukan hanya guratan X nya saja yg mirip ma Batosai, tapi gesture, cool attitude, en hairdonya bener2 mirip batosai…

    “”Chambara bisalah dikatakan sebagai WuXianya Jepang….

    aku juga engga begitu sering menonton Chambara…beda dengan WuXia yang makanan gw bgt…hehehehehe”"

    Wah.. jaman masih SMP, wuxia mah juga makanan gw,…itu tuh waktu masih dubbing bahasa inggris/indo. Makanya sampe sekarang gw tuh lebih prefer klo wuxia tuh didubbing indo aja,..ga tau knp lebih pas di kuping gw :p

    Wuxia paling memorable menurut gw sih Blade (Tsui Harka) en Deadful Melody (Lin Ching Sia),…ngarep banget bisa punya DVD/VCDnya (lebih bagus lg klo dah dubbing inggris/indo kayak waktu diputar di tipi :p)

    Yg gw punya malah VCD orig Crouching Tiger Hidden Dragon… duhhh nyesel abis dah beli yg satu ini. Sampe sekarang juga masih kesal. Kok bisa sih masuk nominasi Oscar. The most overrated movie menurut gw….masih banyak wuxia yg jauh lebih bagus drpd CTHD…. hehehehe kok jadi curhat sih,…sori mas haris, gw menumpahkan kekesalan yg gw pendam bertahun2 ^_^

    BTW, zatoichi itu film jadul ya?Entar deh gw satronin mall buat ngubek2 DVDnya.

  12. hARIs Says:

    Blade ama Deadful Melody ya???
    Itu kan underrated bgt dan tidak disenangi kritikus hehehehe….

    Yang dahsyat itu menurut aku Swordsman II dan The Bride With White Hair dan Green Snake…kalau yg terakhir ini mah legenda ya….hahahaha

    kalau aku sih lebih senang kalo bahasa Mandarin…soalnya terasa lebih autentik aja….

    btw…kalau yang sekarang coba nonton Seven Swords ama House of the Flying Dagger….tp, ntar malah dikira overrated lagi….secara Crouching Tiger dikira gitu…padahal ini baru pertama kali aku dengar org yang kecewa ama CTHD. Tapi ini mungkin ekspektasi loe yang berlebihan kali sebelum ntnnya…secara ini kan film lebih menitik beratkan dari segi artistik dan kedalaman cerita serta karakterisasi. menurit aku ini film Ang Lee paling superb, barengan ama The Wedding Banquet. Luar biasa pokoknya……

    Zatoichi itu emang film jadul, cuma yang aku rekomen itu film versi terbarunya…yang main ama sutradaranya Mr. Takeshi Kitano (Battle Royale) yang amazing bbt dah…hehehehe.

    Coba klik asiafusion untuk reviewnya

  13. aFiF Says:

    Bro….biar kata tu 2 pelem underrated, gw tetap keukeuh ama pendirian gw :p.

    As for CHTD, wajar dong klo gw expect lebih, lah masuk oscar gitu lohhh,…klo elo bilang kelebihannya adalah kedalaman cerita dan karakterisasi. Justru gw melihat disitulah kelemahan CHTD.

    Kalo soal artistik mah ga perlu disinggung deh, meski untuk adegan laga kayaknya “has been done before a lot of times”.

    Dr segi cerita, SANGAT2 KLISEE,en dangkal abis. Karakterisasinya juga ga istimewa, cenderung one-dimensional, asli gw ga merasa connected ama karakter2 CHTD (ga seperti waktu nonton ATOTS misalnya).

    Bukannya CHTD jelek sih, tapi kalo dibandingkan dgn film2 asing yg masuk Oscar spt Life Is Beautiful, Children of Heaven, atau Malena… jelas CTHD ga ada apa2nya. Gw yakin diantara film2 mandarin yg seangkatan CHTD, pasti banyak yg lebih bagus… cuman kalah promosi aja… Ang Lee khan udah punya nama besar di Hollywood. Makanya gw bilang overrated.

    Heran aja klo Blade sampe underrated…klo menurut gw dipandang dr sudut manapun, baik artistik, aksi laganya, kedalaman cerita, maupun karakterisasi jauh lebih berbobot dibanding CTHD.

    Flying Dagger ga kuanggap underrated (malah kunilai lebih baik dr CTHD), cuman kurang sreg dgn cinematographynya,…kadang2 penonjolan warna tertentu terlalu berlebihan dan bikin aku sakit mata. Sayangnya tehnik penonjolan warna justru ditambah porsinya di Curse of Golden Flower….haihhh liat trailernya aja gw langsung sakit mata….makanya sampai sekarang ga niat nonton (bagus ga filmnya?)Personally sih gw lebih suka Hero…nah kalo ini kuanggap superb lah in every aspects.

    Seven swords belum nonton.

    Hmmm…apalagi ya…wahahahaha lupa mo ngetik apa…. ntar deh disambung lagi.

  14. hARIs Says:

    Gak tahu..ya…Children of Heaven gw suka…tapu Life is Beautiful ama Malena yang gw rasa biasa2 aja…hahahaha. sumpa loh…

    ini mmebuktikan tiap org itu punya perspektif yang berbea, right???? And we must appreciate it….

    Curse of the Golden Flower? Gwe biasa2 aja tyh…hahahaha
    Hero maupun Curse masih kurang menarik dibandingkan House bagi aku….

    BTW…lagi nonton Naruto Shippuden…Seru abizzzzz!

  15. APATIS VIAN Says:

    btw, kmrn pas ntn quickie, ngliat coming soon trnyata ada dororo…

    shock abis.. dororo ternyata mo diputer juga di 21….

    aneh skali ….. imho kayanya sih kurang pantes ya…hehehehehehe…..;p

    peace

  16. APATIS VIAN Says:

    btw, anjrit…

    masa gak suka ma children of heaven sih, sobs….?

    padahal tu film keren mampus…critanya dalem banget…..ampe berkaca2 nontonnya…haha…jadi malu ;p

    bahkan film indo “bendera” ampe ngikutin(gak tau malu)….
    cuman sepatu di children of heaven diganti bendera(dengan dalih tyerinspirasi yg bnr memuakkan…supaya gak dituntun kayanya)…haha… kita memang punya generasi orang2 perfilman yg sudah stuck ide nya…

    btw, bro……..

    ge seneng banget kmaren chatting ma idola gw…. joko anwar….hohohohoho….i have a really great day yesterday :D

  17. hARIs Says:

    @ Ahmad
    Kayaknya loe salah baca, ya? kan gw bilang gw suka Children of Heaven….!

    BTw, senang ya Chat ama Joko. pake apa ??? YM? Or what? On what way I could chat with him too?????

  18. APATIS VIAN Says:

    bwahahahahahah….

    ya oloh….salah ya? haha….jadi malu…maap ya, bro…;p

    gw chat pake YM!…gw jg gak nyangka hari jum’at kmaren joko ternyata OL…dy lg OTW promo quickie ke jogja..
    kita chat abis2an masalah quickie (puas abis), kala, film2 horor, n him future project…

    katanya dvd Kala bakal rilis awal desember barengan ma sontrak nya..

    lo cuba aja masukin id nya dia: joko_anwar

    ntar kalo udah chat…jgn lupa sharing2 conversation nya ke gw yup ;) (ntar de conversation gw yg kmaren gw post disni , hehehe…

    btw, kmaren w ntn AMELIE!

    Sumpah….keren mampus bro..

    gak heran tu film jadi film no.1 di list lo…sempet nyesel knapa baru ntn film se keren itu sekarang (waktu ntu pernah nyewa ke rental, tapi macet di tengah..) so, baru bli dvd nya kmaren…dan kesan gw…PUAS!

    mungkin amelie adalah salah satu film paling cinematic yg pernah gw tntn(cinematographi terbaik yg pernah gw liat… tapi i think KALA tetep beter ;p

    n tokoh amelie jg mungkin adalah salah satu karakter paling brilian yg pernah diangkat ke layar lebar…audrey tatou rocks!

    btw, da ntn “a very long engagement” n “god is great” blom bro…?

    tu kolaborasi tatou-jean juga kan?

    bagus gak ya…..?
    kalo bagus ntar gw bli deh dvd nya…

    AMELIE: 8,5 OUT 10

  19. APATIS VIAN Says:

    Speri janji gw…nih gw posting hasil chat sama joko anwar jum’at kmaren…
    Kmaren ngubek2 PC gw…untung sempet nge-save di word…hehe…

    potter_in_me: oom joko…..YA ALLAH…AHIRNYA………SAYA FANS BERAT ANDA……..
    potter_in_me: MAU MATI RASANYA…..
    joko_anwar: Lho kok mau mati? :) potter_in_me: Saya seneng bangetttttttttt……SUMPAH
    potter_in_me: YA…AMPUN…Ampe gemeteran nih ngetiknya….
    potter_in_me: QUICKIE IS AWESOME!!!!!!
    potter_in_me: UR SO BRILIANT
    potter_in_me: Anjrit..kok gw jadi deg-deg an gak karuan gini…aneh sekali….
    joko_anwar: Maap ni lagi di kereta jadi mati-mati :) potter_in_me: oh…gapapa…kereta mo kemana sobs?
    joko_anwar: Jogja.
    potter_in_me: kok bisa sih nulis skenario se brilian itu?…hehe…sumpah…semalem saya sampe ketawa sengaka-ngakan nya nonton quickie…. hebat skali
    potter_in_me: palagi twist2 nya sangat….ehm…ya….sangat joko anwar sekali….hyahahahahaha…
    joko_anwar: Wah, terima kasih… :) joko_anwar: Ini juga ke Jogja buat promo Quickie…
    potter_in_me: mas, KALA kok dvd nya lama banget gak dirlis2….saya sudah nunggu lama skali…
    joko_anwar: Iya, ada masalah dengan produsernya. Tapi mudah-mudahan awal Desember bisa keluar. Barengan sama soundtracknya..
    potter_in_me: oh…
    potter_in_me: ok…can’t hardly wait…
    potter_in_me: btw, penasaran… knapa bukan mas joko sndiri yg direct quickie mas?
    joko_anwar: Ha ha ha… Nggak la. Udah pas banget itu Dimas nge-directnya. Kalau didirect sendiri malah nggak bakal selucu itu.
    potter_in_me: hehe….quickie nya dimas oke skali…. tapi…saya pikir…mgkn klo mas joko yg bikin akan lebih ‘nendang’ lagi….(haha….jgn merah gitu lah muka mu :p
    joko_anwar: :) potter_in_me: halah….suka merendah begitu…
    potter_in_me: btw, wah…….saya bingung,,,, banyak skali pertanyaan di kepala saya untuk mas joko….. sebentar lagi saya seperti ingin meledak…
    joko_anwar: Hahaha…
    potter_in_me: fiksi dan the eksekutor di 2008 pasti kan?
    joko_anwar: Fiksi aku cuman nulis. Sutradaranya orang lain. namanya Mouly Surya. Eksekutor masih nyari duitnya.
    potter_in_me: haha,……untuk seorang joko anwar sperinya gakbakal sulit nyari dana…. secara gitu…
    potter_in_me: kasih bocoran tentang fiksi donk mas
    potter_in_me: apa bakal se dahsyat KALA juga sepertinya…
    joko_anwar: Fiksi itu film independen. Kebetulan sutradaranya temen baik aku. Fim kecil kok. Lokasinya aja cuman dua.
    potter_in_me: oh…
    potter_in_me: denger2 merambah jadi aktor juga sepertinya heh?
    potter_in_me: babi buta ingin terbang bakal diputer luas ato limited mas?
    potter_in_me: penasaran skali…..mlihat akting anda….
    joko_anwar: Halah. Ha ha ha… Nggak la. Cuman jadi figuran di film-film temen. KAsian daripada bayar figuran. Kalau aku kan gratis.
    potter_in_me: haha….by the way smalem sempet shock ngliat cameo anda di quickie…….hahahahaha…..kok bisa2 nya dandan kayak gitu….
    potter_in_me : :D joko_anwar: :) potter_in_me: dapet ide dimana mas bikin cerita quickie….?
    joko_anwar: Si Djay dulu pernah ditawarin jadi gigolo waktu SMA. Terus kita pikir, oke juga kalo bikin film tentang gigolo.
    potter_in_me: :) potter_in_me: punya friendster gak mas?
    joko_anwar: Friendster nggak punya. Tapi facebook ada.
    joko_anwar: (Btw, panggil Abang aja. Atau Joko.)
    potter_in_me: ok..ok…bang joko
    potter_in_me: btw, smalem sambutan quickie di blok.m 21 bagus banget….teater hampir full…n bukannya lebay tapi smua yg nonton di blok.m ntn film quickie smua…(hehe…4 teater yg lain kosong… seneng banget gw!
    potter_in_me: kapan2 boleh nih diajak di produksi film nya bang joko… hahahaha…jadi tukang nge-lap2 juga boleh lah… ngarep :p
    joko_anwar: Aduh, alhamdulillah. Di teater lain juga gitu kabarnya. Kita diminta 21 untuk memperbanyak copy filmnya.
    potter_in_me: iye…jarang2 film bagus bisa laku luar biasa… biasanya nyolot abis saya ngliat film 2 horror skala sampah pada ngantri mo nonton…
    joko_anwar: Ha ha ha ha…
    potter_in_me: bang…gak ada rencana bikin film horror? saya bener2 addict sama film horor…tapi trus trang blum ada satupun film horor indo yg bisa muasin saya….(kcuali KALA mungkin…hahaha….
    joko_anwar: Kepingin banget sih. Tapi belum dapet ide yang oke banget.
    potter_in_me: fenomena bunuh diri kayaknya blom pernah diangkat tuh…
    joko_anwar: Di luar udah banyak..
    potter_in_me: film horor paling brilian mnurut anda apa?
    potter_in_me: saya suka sekali film horror thailand “shutter”
    potter_in_me: mnurut saya film itu sempurna skali sbagai film horor…imho..
    joko_anwar: Terakhir yang paling memuaskan The Descent.
    potter_in_me: masa? saya juga suka the descent… tapi saya kurang suka dengan ceritanya…apa ya…terlalu simple mnurut saya…hehe
    joko_anwar: Plotnya memang biasa.
    potter_in_me: anda suka horor asia gak?
    joko_anwar: Aku sih pemakan segala horror.
    potter_in_me: kalo untuk indonesia sendiri….film horror apa yg mnurut bang joko the best?
    joko_anwar: Duh, agak susah, ya.
    potter_in_me: hahahahaha…..secara gak ada ya bang…
    joko_anwar: Tapi Hantu dan Pocong 2 lumayan banget.
    potter_in_me: ya…bener banget! saya jg gak nyangka “hantu” bisa thrilling gitu…padahal sempet underestimate…
    potter_in_me: pocong berasa horor nya…tapi skali lagi kelemahan horor indo…ceritanya terkesan asaljadi dan…hehe…sorry to say..agak bodoh…
    potter_in_me: saya sangat suka dengan breaking ketololan horror2 indo…which is yg hantu2 pada bisa bunuh orang yg mnurut saya bener2 pembodohan… tapi anda menjawabnya dengan sangat jenius di KALA…sumpah saya bener2 terkeasan!!!!
    potter_in_me: mahluk tidak bisa membunuh manusia… its so genius bang!!!!
    joko_anwar: Haduh. Pujiannya ketinggian. He he he.. Makasih..
    potter_in_me: anyway…ngomong2 soal KALA… anda buat twist yg agak sama untuk quickie…hahahahaha……ada apakah gerangan???
    joko_anwar: Hahahahaha… Kebetulan aja, kok.
    Joko_anwar: anyway…sorry ya. Kereta udah hampir merapat di jogja. Lain kali disambung lagi ya. thanks :) Potter_in_me: ok… sama2. thanks banget ya bang… :)

    Hehehehe…..cuman sgitu doang bro….jujur sih bener2 blom puas banget!!!! :( (gw ngutuk tuh kereta…knapa tuh kereta cepet banget sampe jogja nya…hahahahaha…. silly ;p
    sayang banget ya…padahal kesempatan sangat langka bisa chatting ma sutradara se handal n sekaliber joko anwar!!!

    Tapi, ya sudahlah…
    Makanya kalo ada kesempatanm chat ma dia…puas2in ya bro…hahahahaha….tp jgn lupa share obrolannya ma gw… ;)

    FYI, joko anwar bakal dateng ke blitz megaplex Jakarta tanggal satu desember ntar (klo gak salah ) buat ngasih seminar tentang “how 2 make a good horror movie” bareng rizal mantovani n monthy tiwa…
    Interest 2 come? :)
    Gw insya Allah dateng… :)

    Peace…

  20. APATIS VIAN Says:

    bro…

    btw, congratz ya…

    blom lama buka deadtimethemovie.blogspot.com ternyata disitu joko anwar juga naruh link ke review kala di blog lo…. ( walah…langsung merah malu-malu gitu muke lo…males banget gw ;p

    slamet ya…. tu brarti review lo diakui ma sutradara sekelas dia…hebat lo bro…(jadi iri gw….cuih ;p!!!!

    keep make a good n honest review, yo….

    :)

  21. APATIS VIAN Says:

    weleh…weleh…oom haris…teganya tidak menanggapi komen saya..

    tapi ya sudahlah…

    peace :)

  22. hARIs Says:

    sebenarnya gw bingung mau kasi komentar apa *blushing*, hehehehe

    and gw udah nge-add Joko dan dia udah balas Pm gw di YM. Cuma karena waktu gw mepet, kita gak bisa nge chat real time

Leave a Reply