‘IN THE LAND OF WOMEN’: In The Land of The Warmy Heartfelt


Produksi: Warner Bros (2007)
Sutradara: Jonathan Kasdan
Cast: Adam Brody, Kristen Stewart, Meg Ryan, Makenzie Vega, Olympia Dukakis, JoBeth Williams, Elena Anaya

Genre: Drama
Durasi: 97"
Release Date: 20 April 2007 (USA)
My Grade: 3.5 out 5

In_the_land_of_women_1

Jonathan Kasdan adalah anak dari Lawrence Kasdan (The
Bodyguard), yang menunjukkan jika pepatah bahwa apel jatuh tidak jauh dari
pohonnya adalah benar. ‘In The Land of Women’ adalah film yang ditulis dan
diarahkan sendiri oleh Kasdan, yang menujukkan jika ia memang mencintai film
sehingga berniat untuk membuatnya sendiri. Hasilnya, ‘In The Land of Women’
adalah sebuah drama dengan gaya penuturan yang santai dan tidak meledak-ledak
namun efektif dalam penyampainnya.

Carter Webb (Adam Brody, The
OC
), 26 tahun, baru saja diputuskan oleh kekasihnya yang artis, Sofia (Elena
Anaya). Carter yang juga seorang penulis skenario untuk film-film bergenre
soft-core, kemudian memutuskan untuk merawat neneknya yang tengah sakit,
Phyllis (Olympia Dukakis), di Michigan dan berharap tidak bertemu dengan
perempuan yang lain lagi. Namun ia salah, karena Phyllis bertetangga dengan
Sarah (Meg Ryan, When Harry Met Sally), seorang perempuan dewasa dengan
dua anak perempuan, Lucy (Kristen Stwerat, The Messengers) yang remaja dan
Paige (Makenzie Vega) yang baru berumur 11 tahun.

Carter mulai berteman
dengan Sarah dan keduanya saling menujukkan rasa empati yang besar. Sarah
sepertinya memiliki keluarga yang sempurna, namun kondisi dirinya serta hubungan
dengan kedua anaknya serta sang suami pelan-pelan membawa Carter dalam kehidupan
Sarah.

Setelah menyaksikan film secara keseluruhan, terus terang, cerita
dalam film ‘In The Land of Women’ ini terasa biasa-biasa saja dan tidak
meresonansikan sesuatu yang filosofis. Bahkan, nyaris tidak terjadi apa-apa
sepanjang film!

Karakter-karakter, baik yang utama maupun satelit, sama
sekali tidak mempunyai pengaruh yang berarti satu dengan yang lainnya, bahkan
mungkin tidak mempunyai perkembangan yang mendalam.

Namun uniknya, film
terasa sangat menghibur dan gampang dicerna. Jelas sekali ini adalah sebuah film
yang character driven. Kita hanya perlu terhanyut dengan
karakter-karakter ini dan selanjutnya kita terasa menjadi bagian dari ceritanya.
Lebih jauh lagi, karakter-karakter ini terasa membumi yang membuat kita bisa
merelasikan diri dengan mereka. Pada akhirnya, film terasa menyentuh tanpa harus
terkesan menjadi melodrama yang berlebihan, walau tendensi untuk itu besar
sekali.

Adam Brody dan Kristen Stewart dengan gemilang memainkan peran
mereka. Terutama Stewart, yang semakin terlihat matang saja dalam berakting.
Bukan suatu yang mengherankan jika nanti ia bisa sebesar Jodi Foster yang telah
berperan menjadi ibunya dalam ‘Panic Room’ karya David Fincher yang lalu.
Sementara Meg Ryan, walau bermain baik, namun entah mengapa kesan bintang komedi
romantisnya masih susah untuk dihilangkan.

‘In The land of Women’
mungkin film kecil yang akan banyak dilewatkan oleh para moviegoers.
Namun, film ini adalah sesuatu yang jarang ada di ranah Hollywood. Dengan
menawarkan kehangatan hubungan antar manusia yang murni, ‘In The land of Women’
adalah film yang menghibur dan dapat membuat kita sebagai penonton merasakan
’sesuatu’ setelah menyaksikannya.


Leave a Reply