‘KAWIN KONTRAK’: Lebih Baik Kawin Kontrak Daripada Zina?
Release Date: 09 Januari 2008
‘Kawin Kontrak’ sepertinya memang fenomena yang umum terjadi di masyarakat kita. Sudah bukan sesuatu yang mengherankan jika ada beberapa daerah tertentu yang justru para perempuannya mempraktekkan prilaku ini dengan imbalan kompensasi uang. Nah, yang menjadi pertanyaan, apa perbedaan hal ini dengan prilaku prostitusi?
Di tangan Ody C. Harahap (Bangsal 13, Selamanya), prilaku ini dikemas menjadi sebuah komedi seks ala film-film yang pernah menjamur di tahun 80-an dahulu (tidak mengherankan jika ia menggandeng band retro seperti NAIF untuk mengisi soundtracknya).
Tiga orang remaja laki-laki yang horny berat (Ricky Harun, Herichan, Dimas Aditya) memutuskan untuk melakukan kawin kontrak daripada melakukan zina, karena kata ustadz mereka hal itu adalah sebuah perbuatan berdosa besar.
Lantas mereka menghubungi seorang makelar kawin kontrak (Lukman Sardi) untuk memuaskan hasrat mereka. Lantas, disebuah desa mereka mendapatkan perempuan-perempuan yang mereka inginkan. Masalahnya, salah seorang perempuan taksiran sudah "dijodohkan" dengan seorang Arab kaya. Lantas, problematika film berubah menjadi sentimentil dan mendayu-dayu.
Berbicara komedi seks, mau tidak mau, ‘Kawin Kontrak’ akan dibanding-bandingkan dengan ‘Quickie Express’ (2007) yang keluar lebih dahulu. Berbicara kevulgaran, jelas ‘Kawin Kontrak’ setingkat diatas ‘Quickie Express’. Namun, berbicara konsistensi, jelas ‘Kawin Kontrak’ harus mengakui keunggulan ‘Quickie Express’.
Secara teknis, Ochai, panggilan akran sutradaranya, menampilkan estetika yang sedap dipandang, namun dari segi kelucuan, dibeberapa bagian terasa kering dan kurang tersampaikan maksudnya. Belum lagi masalah konsistensi dalam tema umum tadi, sehingga menjelang akhir film terasa draggy.
Walau begitu, ‘Kawin Kontrak’ bukanlah film yang jelek-jelek amat. Secara keseluruhan film tampil dengan cukup menghibur. Walau kurang berhasil dalam misinya, namun untuk pengisi waktu luang dan jika tidak ada alternatif lain, bolehlah film ini menjadi pilihan.
January 27th, 2008 at 9:34 pm
besok mo ntn RADIT N JANI…. kayaknya bakal keren mampus… UPI .. I LUV U!!!!
radit di rev ya bro kalo dah ntn juga…
January 27th, 2008 at 9:36 pm
KAWIN KONTRAK…2,5???
SERIUS NIH….?
HAH…padahal dah sempet tertarik u/ ntn… sexcara yang bikin ochay gitu…
ternyata salah ya?
sudahlah, kalo gitu longkap aja lah…
February 20th, 2008 at 11:07 pm
nilai yg udah diduga
Walau gw pikir filmnya bakal lebih jelek lagi ^^
Jujur,para personil MFI itu karya2nya rada over-rated…
February 21st, 2008 at 5:12 am
@ kevin
masa sih???????
February 24th, 2008 at 9:31 pm
Jujur,para personil MFI itu karya2nya rada over-rated…
lo aleergi banget ma MFI kev…
padahal MFI jelas2 memperjuangin hak2 per film an kita….
hehe… ada dendam pribadi sepertinya?