Archive for April, 2008

‘Hanya Untukmu’ Bermetamorfosa Menjadi ‘Ada Kamu, Aku Ada’

Saturday, April 12th, 2008


Hanya_untukmu_aka_ada_kamu_aku_ada_1

Masih ingat dengan poster film terbaru Rizal Mantovani
yang ternyata mirip dengan film Korea? Nah, ternyata tim produksi film tersebut
buru-buru merubah konsep poster sekaligus judulnya. Wah, biar engga jadi hype ya?

Kalau dilihat-lihat kok agak mirip film2 80-an ya? Warna2 kinclong
gitu, berbeda dengan ‘Hanya Untukmu’ yang terkesan subtil. Judulnya pun semakin
norak.

KARMA - TEASER POSTER

Thursday, April 10th, 2008
Teasernya keren..mudah2han filmnya juga keren


Karma

Judul : KARMA
Genre : Horor
Bahasa : Bahasa Indonesia
Produksi : Credo Pictures
Tahun Produksi : 2007
Sutradara : Allan Lunardi
Ide Cerita : Elvin Kustaman
Penulis Naskah : Salman Aristo
Eksekutif Produser : Insurjati, Liem Tjoen Kwan, Elvin Kustaman
Produser : Yeyet Sugriyati

Para Pemeran
:

Dominique Diyose sebagai Sandra
Joe Taslim sebagai Armand

H.I.M. Damsyik sebagai Guan (Tua)
Jonathan Mulia sebagai Guan (Muda)
Henky Solaiman sebagai Philip
Jenny Chang sebagai Ling Ling
Leny Jaya Dewi sebagai Giok Lan
Adi Kurdi sebagai Hariman                                              
Lucy Roswita sebagai Nani
Maria Glenon sebagai Mbok Ijah
Verdi Solaiman sebagai Martin

Penampilan Khusus:
Jaya Suprana sebagai Holianto

SINOPSIS

Keluarga Guan seharusnya keluarga yang bahagia. Tetapi, semua perempuan
di keluarga itu meninggal secara misterius. Anak lelaki pertama dari
Phillip, Martin, mendapat tekanan dari kakeknya, Thiong Guan, hingga
membuatnya seperti sinting dan selalu mengurung diri. Ibu Martin
meninggal setelah melahirkan Martin. Philip menikah lagi namun istri
keduanya juga meninggal setelah melahirkan anak pertamanya, Armand.
Armand yang tidak percaya dengan tahayul memilih untuk sekolah di
Australia daripada mendapat tekanan dari kakeknya, Thiong Guan.

Kini Armand tiba-tiba pulang dengan membawa seorang wanita bernama
Sandra, yang tengah hamil 6 bulan dan akan segera dinikahinya. Sandra
yang telah diusir dari keluarganya karena hamil diluar nikah menaruh
seluruh harapannya pada Armand.

Kedatangan Sandra disambut oleh lemparan gelas oleh kakek mertuanya.
Teror demi terror juga dialami Sandra sejak malam pertama tinggal di
rumah Guan. Sadar akan keadaannya sebagai perempuan terancam, Sandra
pun bersikeras untuk mencari cara untuk menghentikan Karma yang terjadi
pada setiap perempuan di keluarga Guan.